Di Alun-alun Wates Tak Ada Salat Idulfitri Berjamaah

Ilustrasi salat Idulfitri, Rabu (5/6 - 2019).
22 Mei 2020 15:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Sebagai upaya memutus mata rantai penularan virus Corona penyebab Covid-19, Pemkab Kulonprogo pada tahun ini tidak menggelar salat Idulfitri berjamaah di Alun-alun Wates. Masyarakat diimbau menunaikan solat sunah itu di rumah masing-masing.

Bupati Kulonprogo, Sutedjo mengatakan peniadaan itu mengacu maklumat bersama tentang pelaksanaan rangkaian ibadah Idul Fitri 1441 Hijriah dalam masa tanggap darurat pandemi Covid-19 di Kulonprogo, yang dikeluarkan pada awal Ramadaan kemarin.

Maklumat yang ditandatangani Bupati Kulonprogo, Kantor Kementrian Agama, Pengurus Cabang Nahdatul Ulama dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kulonprogo itu berisi sejumlah poin, salah satunya mengimbau masyarakat, lembaga swasta dan pemerintah agar tidak mengadakan salat Idulfitri berjamaah yang melibatkan konsentrasi massa dalam jumlah besar.

"Kita berharap semuanya mengacu imbauan maklumat tersebut," ujar Sutedjo, Jumat (22/5/2020).

Meski salat Idulfitri berjamaah di Alun-alun Wates, ditiadakan, Sutedjo mengaku tetap menunaikan sholat sunah tersebut di rumahnya, bersama keluarga. Dia juga memastikan tidak akan mengadakan open house seperti tahun-tahun sebelumnya. Langkah itu diambil untuk menghindari kerumunan yang menyalahi protap Covid-19.

"Saya sendiri akan salat Ied di rumah, dan tidak mengadakan open house," ucapnya.

Meski sudah ada anjuran untuk melaksanakan shalat Idul Fitri di rumah, tetap ditemui sejumlah masjid di Kulonprogo yang berencana menggelar salat Idulfitri berjamaah. Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Bina Masyarakat, Kantor Kementrian Agama Kulonprogo, Saiful Hadi.

Dia mengatakan ada dua masjid di wilayah Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Pengasih, yang akan melaksanakan shalat Idul Fitri berjamaah. "Sampai kemarin Jumat 21 Mei pukul 10.00 WIB, ada dua masjid yang rencana mau melaksanakan shalat idul fitri, keduanya masuk wilayah Kalurahan Sidomulyo," ujarnya.

Bagi masyarakat yang tetap melaksanakan shalat idul Fitri berjamaah di masjid atau lapangan, pihaknya mengimbau untuk mentaati protokol kesehatan. "Nanti tetap ada pemantauan di lapangan," ucapnya.