Update Corona Jogja Hari Ini: Tambah 5 Positif, 4 Sembuh

Foto ilustrasi. - ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
23 Mei 2020 17:07 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Penambahan kasus positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di DIY belum juga berhenti. Laporan Gugus Tugas Penanganan Covid - 19 DIY menyebutkan ada penambahan lima kasus positif pada Sabtu (23/5/2020). Klaster Indogrosir, masih jadi mayoritas penambahan kasus hari ini.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih menjelaskan ada tiga penambahan kasus positif dari klaster Indogrosir. Ketiga kasus tersebut yakni kasus 223 perempuan 52 tahun asal Gunungkidul, kasus 225 merupakan perempuan 46 tahun asal Sleman, dan kasus 226 yakni perempuan usia 65 tahun asal Sleman. "Ketiga kasus tersebut yakni kasus, 223, 225, dan 226 merupakan keluarga di karyawan Indogrosir," jelasnya pada Sabtu (23/5/2020).

Berty menjelaskan kasus 224 yang terungkap pada hari ini bukan dari klaster Indogrosir. Kasus 224 adalah pekerja Migran dadi Italia, laki-laki usia 20 tahun asal Gunungkidul. Sedangkan kasus positif lainnya, yakni kasus 227 masih dalam penelusuran Dinas Kesehatan Sleman. "Kasus 227 perempuan 25 tahun asal Sleman," jelasnya.

Selain penambahan kasus positif, Berty juga menyampaikan beberapa pasien Covid-19 yang sembuh. Sebanyak empat kasus pasien Covid-19 dinyatakan sembuh pada Sabtu (23/5/2020). Keempat pasien tersebut meliputi kasus 128 merupakan perempuan 49 tahun asal Kulonprogo, kasus 149 merupakan perempuan 57 tahun asal Bantul, Kasus 169 merupakan perempuan 52 tahun asal Bantul, dan kasus 179 yang merupakan laki-laki 25 tahun asal Sleman.

"Sehingga hingga hari ini jumlah kasus sembuh di DIY mencapai 122 orang," ujarnya.

Saat ini masih ada sebanyak 161 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang menjalani perawatan dari total PDP DIY yang berjumlah 1406 orang. "Maka sampai hari ini, tercatat jumlah akumulasi pasien positif di DIY sebanyak 225 orang, pasien sembuh 122 orang, dan kasus meninggal dunia delapan orang," terangnya.