New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Petugas keamanan Pinus Sari saat menjaga objek wisata hutan Pinus, Minggu siang (24/5/2020)./Harian Jogja-Hery Setiawan
Harianjogja.com, BANTUL - Bagi masyarakat yang berencana pergi ke objek wisata di Bantul, sepertinya harus segera menunda niatnya sampai waktu yang belum ditentukan. Sebab, seluruh objek wisata di Bantul dipastikan tutup dan dijaga oleh petugas. Selama penutupan itu, objek wisata fokus berbenah dan memperbaiki fasilitas guna peningkatan pelayanan.
Objek wisata Hutan Pinus adalah satu dari sekian destinasi populer yang ditutup untuk umum. Koordinator Keamanan Kelompok Pinus Sari, Kaswanto mengatakan penutupan itu sudah dilakukan sejak masa tanggap darurat Covid-19 diterapkan. Namun begitu, masih ada saja pengunjung yang datang. "Tetep ada yang datang, tapi tidak banyak," ujarnya ketika ditemui Harian Jogja, Minggu siang (24/5/2020).
Di Pinus Sari ada empat titik keluar masuk yang dijaga ketat oleh beberapa petugas operasional wisata. Mereka berjaga mulai dari jam 08.00 WIB sampai malam. Sekeliling area juga dipasang garis pembatas untuk memastikan keamanannya. Tak hanya Pinus Sari, objek wisata yang ada di sepanjang jalan Mangunan-Terong semuanya ditutup untuk umum.
Jalan itu, kini juga terpantau sepi. Hanya beberapa kendaraan saja yang sesekali melintas. Itu pun sebagian besar adalah warga setempat yang hendak berkunjung ke rumah saudara. Padahal, kata Kaswanto, pada Idulfitri tahun lalu jalan sepanjang objek wisata terbilang macet karena dipadati oleh kendaraan pengunjung.
Selama penutupan, objek wisata juga sambil berbenah. Petugas Pinus Sari sendiri, kata Kaswanto rajin melakukan bersih-bersih, perawat dan perbaikan fasilitas. Tujuannya untuk memastikan kualitas layanan tetap prima ketika tiba waktu objek wisata dibuka. Selain itu, petugas juga memastikan kelestarian hutan, terutama mengantisipasi adanya tindak pencurian kayu yang kerap terjadi di lokasi tersebut.
"Selain berjaga, kita juga masih kerja. Perawatan dan bersih-bersih terus kita lakukan supaya tetap terjaga," katanya.
Tak hanya hutan pinus, Pantai Parangtritis dan sekitarnya juga tak luput dari penjagaan. Penyekatan kendaraan dilakukan di Tempat Pemungutan Retribusi [TPR]. Petugas yang terlibat di sana terdiri dari Polsek, Koramil, Paksikaton, FPRB, Gugus Tugas Desa Parangtritis, dan lain sebagainya.
Panit Sabhara Polsek Kretek, Iptu Paidi menuturkan peran penyekatan itu sangat penting guna memutus rantai penyebaran Covid-19. Masih banyak pengunjung yang datang untuk berwisata ke Parangtritis dan sekitarnya. Bahkan, sejak pukul 05.00 WIB, Minggu (24/5/2020) ada belasan kendaraan yang sudah sampai ke TPR. Mereka berasal dari wilayah DIY dan luar DIY.
Para petugas, katanya mesti selektif. Pasalnya, jalur masuk pantai juga berfungsi sebagai akses keluar masuk warga setempat. Maka dari itu, apabila ditemukan pemilik kendaraan yang bukan warga ber-KTP Desa Parangtritis, petugas akan menyuruh mereka putar balik.
"Sulitnya di situ. Karena banyak yang ngaku mau ke Gunungkidul atau ngaku punya saudara di sini. Kalau bukan KTP sini, kita suruh putar balik," katanya, Minggu (24/5/2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 27 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.