Mulai Sekarang Warga Jogja Bisa Cetak Sendiri Dokumen Administrasi Kependudukan Berikut Ini

Ilustrasi akta kematian. - Harian Jogja
27 Mei 2020 19:17 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Setelah terapkan permohonan dokumen secara daring, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jogja putuskan pencetakan dokumen administrasi kependudukan secara mandiri bisa dilakukan oleh warga.

Ada beberapa pertimbangan keputusan itu diambil, salah satunya mengurai kerumunan di loket Disdukcapil.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Kependudukan, Disdukcapil Kota Jogja, Bram Prasetyo menjelaskan sejumlah dokumen kini bisa dicetak mandiri oleh warga. Skenario dipilih guna kurangi intensitas warga yang datang hanya untuk mengambil dokumen dia Disdukcapil Kota Jogja. "Pencetakan dokumen secara mandiri sudah diterapkan sejak 18 Mei 2020," jelas Bram dihubungi pada Rabu (27/5/2020).

Sistematika pencetakan dokumen mandiri diawali dengan pengajuan permohonan dokumen secara daring. Petugas akan memproses permohonan tersebut, selanjutnya dokumen yang diminta akan dikirim melalui soft file dengan format pdf ke email masing-masing pemohon.

Bram menyebutkan beberapa dokumen yang bisa dicetak mandiri antara lain Kartu Keluarga, Surat Pindah, Akta Kelahiran, dan Akta Kematian. "Setelah menerima berkas melalui email, dokumen bisa dicetak secara mandiri pada kertas dengan ketentuan jenis A4 yang memiliki berat 80 gram," jelasnya. Meski dicetak mandiri, dokumen tersebut legal karena memiliki barcode masing-masing.

Hanya saja kelemahan dari skema cetak mandiri ini diutarakan Bram terletak pada dokumen yang bisa dicetak berkali-kali. "Misal hilang kan bisa nyetak lagi karena masih ada file dalam email," ujarnya. Bram mengatakan kedepannya akan dikembangkan sistem digital yang membuat setiap dokumen yang dikirim dilengkapi password tertentu sehingga hanya bisa dicetak sekali saja.

Selain itu sistem ini juga tidak bisa menjangkau warga yang tidak memiliki teknologi mutakhir. Bram menjelaskan bila ada orang yang tidak memiliki email atau telepon genggam, orang yang bersangkutan bisa meminjam email anak maupun tetangganya. "Namun bila aspek tersebut tidak ada juga masyarakat tetap bisa dilayani ke loket Disdukcapil Kota Jogja," pungkasnya .