Kebakaran Tembus 153 Kasus di Gunungkidul, Warga Harus Aktif Mencegah
Sebanyak 153 kasus kebakaran terjadi di Gunungkidul hingga September 2026. DPRD meminta warga aktif mencegah kebakaran sejak dini.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Gelombang tinggi masih mengancam kawasan pesisir Gunungkidul. Diprediksi kenaikan gelombang ini akan terjadi hingga akhir Mei.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I DIY, Sunu Handoko mengatakan, gelombang tinggi sudah terjadi sejak Selasa (26/5/2020). Hingga Rabu (27/5/2020) siang di kawasan Pantai Sadeng, belum ada laporan kerusakan, namun untuk mengurangi risiko kerusakan, kapal-kapal dermaga dipindahkan ke tempat yang lebih aman. “Belum ada laporan kerusakan,” katanya, kemarin.
Sunu mengungkapkan, ancaman gelombang tinggi belum hilang karena diprediksi masih berlangsung hingga akhir bulan. Untuk ketinggian gelombang kemarin masih di kisaran lima meter, namun pada Jumat (29/5) diprediksi menjadi puncak karena ketinggian gelombang di kisaran enam meter. “Mudah-mudahan tetap aman terkendali,” katanya.
Kondisi berbeda terlihat di kawasan Pantai Baron dan sekitarnya. Pasalnya, di kawasan ini dilaporkan sejumlah kerusakan, meski tidak sampai menyebabkan korban jiwa. Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono mengatakan, gelombang tinggi yang menerjang sejak Selasa telah mengakibatkan sejumlah kerusakan mulai dari rusaknya lapak pedagang, gazebo, warung hingga talut. “Sudah kami data dan kerusakan mencapai ratusan bangunan yang berada di bibir pantai,” katanya.
Dia menjelaskan, kerusakan bangunan terlihat mulai dari Pantai Indrayanti hingga Pantai Baron. Adapun tingkat kerusakan mulai dari ringan, sedang hingga berat. “Untuk antisipasi, kapal nelayan sudah dipindahkan ke tempat yang aman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 153 kasus kebakaran terjadi di Gunungkidul hingga September 2026. DPRD meminta warga aktif mencegah kebakaran sejak dini.
Uji emisi gratis digelar Pemkot Jogja pada 22 dan 24 September 2026 di Plaza Balaikota. Catat jadwal dan lokasinya.
Topan Dujuan menerjang Jepang, hampir 2 juta warga diperintahkan evakuasi. Puluhan ribu warga terdampak listrik padam dan layanan transportasi terganggu.
Mentan Amran menyebut pengembangan bioetanol nasional berpotensi menciptakan 8 juta lapangan kerja melalui tebu, singkong, dan jagung.
Jadwal bus KSPN Malioboro-Parangtritis dan tarif Rp12.000. Cek jadwal keberangkatan menuju Pantai Parangtritis dan sebaliknya.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini, Selasa 22 September 2026, dominan berawan. Suhu di DIY diprediksi mencapai 32 derajat Celsius.