GP Belanda 2026: Tsunoda Gantikan Lawson di Racing Bulls
Yuki Tsunoda kembali tampil di F1 pada GP Belanda 2026 bersama Racing Bulls setelah Isack Hadjar absen akibat cedera pergelangan tangan.
Sejumlah wisatawan bermain bakiak di Desa Wisata Brayut, beberapa waktu lalu./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN - Dalam rangka berbenah dan mempersiapkan diri menyambut perubahan standar pariwisata baru pascapandemi Covid-19, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman sudah melakukan penguatan sinergitas dengan pelaku desa wisata dan pelaku pariwisata lainnya.
"Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, mau tidak mau, atau siap tidak siap, mengharuskan adanya perubahan tatanan baru di tengah masyarakat. Yang sangat mendasar adalah perubahan tatanan nilai budaya masyarakat," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Sudarningsih di Sleman, Jumat (5/6/2020).
Menurut dia, perubahan nilai budaya ini tentunya juga berpengaruh pada perilaku masyarakat baik dalam perilaku sosial maupun perilaku masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya.
"Wisata merupakan salah satu kebutuhan masyarakat untuk menstimulasi kesehatan jiwa dan raga, bahkan sudah ada kelompok masyarakat yang menilai wisata merupakan kebutuhan primer bagi mereka," katanya.
Ia mengatakan begitu kuat peran budaya dalam menggeser keberadaan wisata dari kebutuhan tersier menjadi kebutuhan primer masyarakat.
"Demikian juga wisata pada era pascapandemi Covid-19. Akan ada standar baru yang menjadi perilaku orang dalam berwisata," katanya.
Sudarningsih mengatakan bentuk-bentuk aktivitas yang rentan dalam masa pandemi Covid-19 akan cenderung dihindari. "Dan dalam demand pariwisata saya kira akan berlaku juga," katanya.
Ia mengatakan masyarakat masih cenderung menerapkan jaga jarak dalam perilakunya, sehingga pasar wisata akan bergeser dari wisata massal menjadi wisata personal, pasangan, atau keluarga dengan memperhatikan kebersihan, kesehatan, dan keamanan.
"Dengan demikian agar dapat bertahan, pariwisata haruslah mengikuti perubahan selera pasar yang ada," katanya.
Desa wisata yang sebelum pandemi diuntungkan dengan pasar wisata massal , kata dia, harus berinovasi untuk siap bersaing pascapandemi.
"Saya menilai pascapandemi Covid-19 ini pasarnya sangat besar dan yang akan bergerak, dimulai dari pasar lokal dan regional," katanya.
Ia mengatakan Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman bersama dengan desa wisata dan pelaku pariwisata telah melakukan sejumlah persiapan, antara lain penyiapan sarana prasarana yang sesuai protokol pencegahan penyebaran Covid-19 yang secara prinsip harus aman bagi wisatawan, aman bagi operator pariwisata, dan juga aman bagi lingkungannya.
"Penguatan pola hidup bersih dan sehat [PHBS] pada destinasi wisata juga perlu dilakukan, dan yang tidak kalah pentingnya adalah penguatan SDM pelaku wisata, serta pengemasan atraksi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Yuki Tsunoda kembali tampil di F1 pada GP Belanda 2026 bersama Racing Bulls setelah Isack Hadjar absen akibat cedera pergelangan tangan.
adwal KRL Jogja-Solo Sabtu 22 Agustus 2026 tersedia sejak pagi hingga tengah malam. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Arsenal resmi mendatangkan Ezri Konsa dari Aston Villa dengan transfer permanen. Bek Inggris itu akan mengenakan nomor punggung 15.
Presale konser Andrea Bocelli Romanza dibuka BNI mulai 21 Agustus 2026. Ada diskon hingga 20% dan cicilan hingga 12 bulan.
Paus Leo memperingatkan AI tidak boleh mengurangi nilai kemanusiaan dan meminta pemimpin politik memastikan teknologi melayani kepentingan bersama.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menilai kini waktu tepat mengakhiri perang dengan AS saat Iran berada dalam posisi kuat dan bermartabat.