Pasutri Kembali Bertarung Jadi Lurah Dengok, Seperti 2018
Pasutri Suyanto dan Dwi Astutiningsih kembali bertarung menjadi Lurah Dengok, Playen, setelah duel serupa terjadi pada pemilihan 2018.
Ilustrasi/Antara-Umarul Faruq\n
Harianjogja.com, WONOSARI—Sebanyak 96 pedagang di Pasar Argosari, Wonosari, Gunungkidul, menjalani tes cepat (rapid test) Corona, Rabu (10/6/2020). Total ada 96 pedagang yang diperiksa dan lima orang dinyatakan reaktif.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan tes cepat terhadap pedagang ini merupakan hasil penelusuran kasus pedagang ikan yang positif Covid-19 di Desa Bejiharjo, Karangmojo.
Menurut dia, ada 96 pedagang yang mengikuti tes. Lima orang dinyatakan reaktif. Meski demikian, kata Dewi, masyarakat tidak perlu khawatir karena pedagang yang reaktif belum tentu positif terinfeksi virus Corona. “Bagi yang negatif, nanti akan dites ulang. Pelaksanaannya dilakukan sepuluh hari setelah tes pertama,” ungkapnya.
Dewi mengatakan kluster pedagang ikan sudah memasuki penularan generasi ketiga. Penelusuran pun terus dilakukan. Selasa (9/6/2020), Dinas Kesehatan Gunungkidul menggelar rapid test untuk 78 warga yang menjalin kontak dengan pasien positif, tetapi semua dinayatakan negatif. “Kami terus lakukan penelusuran agar penularan tidak terus bertambah,” kataya.
Saat ini, sudah ada 44 kasus Covid-19 di Gunungkidul dengan rincian 36 orang dinyatakan sembuh, satu pasien meninggal dunia, dan tujuh pasien positif masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasutri Suyanto dan Dwi Astutiningsih kembali bertarung menjadi Lurah Dengok, Playen, setelah duel serupa terjadi pada pemilihan 2018.
Polda Jambi menangkap delapan pelaku perdagangan BBM ilegal dan mengamankan 22,8 ton minyak bumi, bensin olahan, serta solar.
Sembilan alumni Gen Z Batik Preneur Sleman didorong menguji produk ke pasar dan mengembangkan usaha setelah mengikuti pelatihan.
Pameran buku di Jogja semakin marak, tetapi penjualan belum tentu meningkat. Penyelenggara menyebut pengunjung terbagi dan daya beli menurun.
Kementerian PU membangun lapangan sepak bola standar internasional di 25 Sekolah Rakyat lengkap dengan jogging track dan fasilitas olahraga.
Pemkot Jogja diminta mencermati sungai dan bantaran rawan banjir serta memastikan talut dan sedimentasi ditangani sebelum musim hujan.