Tiga Bulan, Gojek Bantu 100.000 UMKM Berkembang Secara Online di Masa Pandemi

Pengojek daring menanti pesanan makanan di salah satu gerai mi di Jalan Tamansiswa, Jogja, Rabu (15/04/2020). - Harian Jogja/Desi Suryanto
12 Juni 2020 13:07 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pandemi Covid-19 mendorong Gojek untuk berinovasi. Salah satunya dengan membantu lebih dari 100 ribu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berkembang secara online. Kontribusi nyata dari super app karya anak bangsa itu dirasakan salah satunya oleh Ganci Unyu Muslimah di Jogja.

Said Adhani Prima, pemilik Ganci Unyu Muslimah, mengatakan pandemi Covid-19 membuat berbelanja secara online menjadi hal yang normal bagi pelanggan. "Para pelaku UMKM seperti saya, harus bisa memastikan produk-produk kami tersedia secara online,” kata Adhani.

Ia menuturkan, berkat layanan dan fitur di ekosistem Gojek memungkinkan dirinya dapat membuka toko secara online sehingga membuat bisnisnya daoatbterus berkembang dalam situasi yang sulit saat ini.

”Layanan Gojek mempermudah pelanggan kami dalam menjalankan proses pemesanan dengan Aplikasi Selly, bertransaksi dengan GoPay serta melakukan pengiriman dengan GoSend. Pendapatan saya meningkat. Sebelumnya saya tidak pernah mengira kalau menjual secara online itu mudah,” tuturnya.

Adhani bersama Ganci Unyu Muslimah merupakan bagian dari salah satu fokus Gojek yaitu pada area kemitraan. Area lainnya yang juga termasuk dua area utama fokus Gojek adalah ekosistem terlengkap dan terintegrasi.

Dua fokus area yang dikembangkan telah  menjadikan Gojek sebagai pemimpin dalam mendukung transformasi UMKM dari offline ke online.

Pada bagian fokus kemitraan, misalnya, Gojek saat ini telah bermitra dengan berbagai institusi pemerintah antara lain Kementerian Pertanian (Kementan) guna mendorong pertumbuhan UMKM secara online. Kerja sama Gojek dan Kementan memungkinkan pedagang di Pasar Mitra Tani untuk menjangkau pelanggan lebih luas di platform Gojek.

Gojek juga mendukung gerakan nasional #BanggaBuatanIndonesia yang diinisiasi oleh Pemerintah Indonesia. Melalului #BanggaBuatanIndonesia, Gojek menghubungkan ratusan ribu UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia ke jutaan pelanggan Gojek.

Sedangkan pada area ekosistem terlengkap dan terintegrasi, Gojek memiliki sejumlah solusi dan perangkat guna membantu UMKM migrasi dan mengembangkan bisnis secara online, seperti:

  1. Layanan on-demand terdepan guna membantu UMKM menjangkau jutaan pelanggan, di antaranya GoFood, GoPay, dan GoSend.
  2. Berbagai inovasi guna mendorong bisnis UMKM, seperti:

- GoBiz yang merupakan aplikasi handal multifungsi dan mudah digunakan untuk membantu UMKM dalam mengelola dan mengembangkan bisnis secara online

- Selly, aplikasi yang memungkinkan UMKM lebih optimal meningkatkan penjualan dengan menyasar pelanggan potensial melalui media sosial dan layanan on-demand Gojek.

- Layanan Point of Sales (PoS) yang mendukung UMKM mengelola transaksi dan pembukuan secara sistematis. Gojek baru-baru ini mengakuisisi Moka yang merupakan penyedia layanan PoS terbesar di Indonesia untuk memperkuat kemampuan dalam mendukung UMKM melalui berbagai inovasi.

Keseluruhan perangkat tersebut terintegrasi di ekosistem Gojek dan secara solid mendukung pertumbuhan bisnis UMKM. Di samping itu, Gojek juga memberikan pelatihan wirausaha kepada UMKM seperti kiat berjualan online, promosi, tips mengatur keuangan dan lainnya.

Selama pandemi Covid-19 melanda, Gojek menyediakan solusi dan perangkat lengkap agar UMKM mudah bermigrasi hingga mengembangkan bisnisnya secara online. Sebab saat ini konsumen lebih memilih berbelanja online sebagai salah satu kebiasaan baru dalam beradaptasi dengan perilaku hidup bersih dan sehat (new normal).

“Di saat seperti ini, sangat penting bagi UMKM untuk memiliki kemampuan melakukan transformasi digitalisasi dan masuk ke bisnis online. Restoran, kafe, hngga toko kelontong kini tidak bisa hanya bergantung pada pelanggan yang datang ke lokasi,” ungkap Co-CEO Gojek, Andre Soelistyo, dalam keterangan resmi.

Membantu UMKM mengadopsi teknologi, lanjutnya, telah menjadi DNA Gojek sejak awal berdiri. “Dan kemampuan ini semakin dibutuhkan untuk membantu UMKM di masa seperti ini.”

Solusi dari Gojek sesuai kebutuhan UMKM untuk dapat mengembangkan bisnis secara online mencakup aspek pemasaran, pengambilan pesanan, pembayaran, pengiriman, hingga manajemen bisnis. ”Gojek telah menempati posisi terdepan sebagai platform multi-layanan yang terus diandalkan oleh pengguna dan mitra kami,” terusnya.

Hal ini tercermin dari sekitar 100.000 UMKM yang bergabung di platform Gojek dalam tiga bulan terakhir. ”Kami berharap upaya mendorong UMKM masuk ke bisnis online dapat mendukung pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi di masa pandemi,” ujar Andre.