Sejarah Terboyo Terkuak dari Peta Kuno Semarang Tahun 1695
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Mbah Asrori
Harianjogja.com, BANTUL—Ketika usia beranjak tua, seseorang biasanya mulai mengurangi konsumsi daging. Namun itu tidak berlaku untuk Mbah Asrori. Pria asal Semarang itu kini sudah menginjak 98 tahun. Di usia senja, ia punya kebiasaan unik, yakni melahap tengkleng dan olahan daging sapi lainnya.
Mbah Asrori punya satu warung langganan, namanya Tengkleng Hohah. Lokasinya di Jalan Wonosari Km 7, Desa Baturetno, Kecamatan Banguntapan, Bantul. Kegemaran Mbah Asrori terhadap tengkleng mendapat pengakuan dari sang pemilik warung, Saptuari Sugiharto. Tercatat, Mbah Asrori sudah tiga kali berkunjung ke warung itu.
“Beliau itu memang unik. Kalau namanya diketik di Google itu profilnya udah banyak,” kata laki-laki yang akrab disapa Saptu itu, Senin (15/6/2020).
Di usia 98 tahun, Mbah Asrori masih gemar menyantap sate dan tengkleng. Padahal, menurut Saptu, gigi Mbah Asrori sudah ompong. Namun sepertinya Mbah Asrori beda dengan orang lain seusianya. Meskipun sudah tua, fisik Mbah Asori bisa dikatakan masih sehat dan bugar.
Saptu menganggap Mbah Asrori mendapatkan kesehatan yang bagus karena rajin sedekah. Setiap pekan Mbah Asrori membagikan minimal 200 nasi bungkus dari uang hasil mengajar ngaji.
“Ditambah lagi, Mbah Asrori juga rajin zikir dan salat.”
Menurut Saptu, itulah yang membuat kondisi fisik terjaga hingga sekarang.
“Kalau bahasanya Mbah Asrori itu penyakit bukan datang dari makanan. Selama rajin sedekah, badan kita akan tetap sehat. Mbah Asrori itu memang luar biasa. Bagus itu kalau dijadikan contoh,” ujar Saptu.
Mbah Asrori juga kerap berkunjung dari satu pesantren ke pesantren lain. Dalam perjalanannya, ia sempatkan waktu mampir ke warung milik Saptu. Di sana, Mbah Asrori menyantap menu favoritnya, yakni Sate Kambing dan Kicik Balungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.