Aduan Terkait Persoalan Covid-19 di Bantul Membeludak

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
18 Juni 2020 16:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Sebanyak 500 aduan diterima oleh posko layanan aduan bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 dalam sepekan terakhir.

Dari jumlah tersebut, sebagian besar aduan terkait dengan bantuan sosial (bansos) yang dinilai salah sasaran.

Anggota Komisi B DPRD Bantul Aryunadi mengatakan, nantinya aduan tersebut akan disampaikan kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 untuk mendapatkan bansos melalui rekomendasi dari pimpinan dewan.

“Nantinya kami harapkan pimpinan dewan membuat rekomendasi ke gugus tugas atas aduan dari warga. Setelah itu, kami baru bisa bergerak,” katanya, Kamis (18/6/2020).

Ketua DPRD Bantul Hanung Raharjo mengatakan, sejauh ini telah mengirimkan surat rekomendasi ke gugus tugas atas aduan warga secara periodik.

Terakhir kali ada 175 aduan yang diserahkan oleh dewan ke Tim Gugus Tugas, Senin (15/6/2020) lalu. Sedangkan sisanya akan dikirimkan setiap pekan.

“Untuk disposisi ke pansus Covid-19 memang belum dilakukan. Nanti, dalam waktu dekat data yang ada akan kami kirim ke pansus untuk ditindaklanjuti,” ucap Hanung.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Helmi Jamharis mengatakan, verifikasi nama ke depan akan dilakukan. Oleh karena itu, ia belum bisa memastikan berapa anggaran yang disiapkan.

“Kami lihat nanti hasil verifikasinya,” ucapnya.