DPRD Gunungkidul Minta Bantuan Air Bersih Lebih Merata
DPRD Gunungkidul meminta penyaluran bantuan air bersih lebih merata. Hingga 18 September, bantuan mencapai 3.365 tangki.
Sejumlah pengunjung menikmati suasana sore hari di Heha Sky View di Kecamatan Patuk, Rabu (17/6/2020)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Heha Sky View mewakili Gunungkidul untuk inovasi daerah penyiapan tatanan normal baru (new normal) produktif dan aman Covid-19 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri. Inovasi ini tidak lepas dari penerapan prokol kesehatan bagi pengunjung resto yang terletak di kawasan perbukitan Patuk ini.
Manajer Operasional HeHa Sky View, Aprio Rabadi, mengatakan sejak adanya pandemi Corona, usaha yang dijalankan sempat ditutup beberapa bulan. Namun sejak Senin (15/6/2020), Heha Sky View kembali buka dengan menerapkan tatanan baru sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Dengan adanya kebijakan new normal, maka kami buka kembali,” kata Rio melalui keterangan tertulis yang diterima Harian Jogja, Kamis (18/6/2020).
BACA JUGA: Dexamethasone Terbukti Jadi Obat Pertama Covid-19 & Banyak Dijual Murah di Apotek, Ini Harganya
Menurut dia, selain mengutamakan kebersihan lokasi, setiap pengunjung dan karyawan harus mematuhi sejumlah peraturan, seperti kewajiban menggunakan masker, cuci tangan dengan sabun serta melalui pengecekan suhu tubuh. Selain itu, setiap pengunjung juga dibuat jarak sekitar 1,5-2 meter yang disesuaikan dengan prinsip phisycal distancing. “Protokol kesehatan jadi watu kewajiban. Jadi, jangan heran jika di setiap sudut banyak ditemukan fasilitas cuci tangan dengan sabun serta hand sanitizer,” ungkapnya.
Rio menambahkan berkat penerapan protokol kesehatan ini, Heha Sky View terpilih sebagai wakil Gunungkidul untuk mengikuti lomba inovasi daerah penyiapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri. “Kami terpilih untuk mewakili kategori restoran. Untuk lomba ini sudah kami siapkan bersama-sama dengan dinas komunikasi dan informatika,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan jawatannya terus melakukan persiapan untuk membuka destinasi wisata di era normal baru. Sebelum adanya pembukaan objek, ada beberapa tahapan yang dilalui mulai dari penyusunan tata laksana kepariwisataan, simulasi, sosialisasi hingga ujicoba.
“Semua tahapan ini harus dijalankan. Yang jelas, nantinya pelaksanaan juga berbeda karena selama pandemi jumlah pengunjung dan jam operasional akan dibatasi,” kata Asti.
Menurut dia, penyiapan pariwisata di era normal baru akan mengacu pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Di destinasi wisata harus disediakan fasilitas cuci tangan, kewajiban memakai masker hingga jaga jarak sesuai dengan yang tertuang dalam protokol kesehatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul meminta penyaluran bantuan air bersih lebih merata. Hingga 18 September, bantuan mencapai 3.365 tangki.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 24 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 24 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.