River Tubing Kalisuci Gunungkidul Sudah Dibuka, Ini yang Ditanyakan Calon Pengunjung

Aktivitas river tubing di objek wisata Kalisuci, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, beberapa waktu lalu. - Istimewa/Dokumen pengelola objek wisata Kalisuci.
22 Juni 2020 14:37 WIB Budi Cahyana Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Destinasi wisata river tubing Kalisuci di Kalurahan Pacarejo, Semanu, Gunungkidul mulai diuji coba dibuka untuk umum, Senin (22/6/2020). Pada hari pertama, Kalisuci masih sepi.

Salah seorang pemandu di Kalisuci, Sukiran mengatakan, objek wisata sudah dibuka sejak Senin pagi. Meski demikian, hingga pukul 13.00 WIB, belum ada satu pun pengunjung yang melakukan aktivitas penyusuran aliran kali ini. “Memang masih sepi, tetapi itu bukan masalah karena ini baru awal-awal. Mungkin ada pengunjung yang belum tahu kalau ada destinasi yang sudah dibuka,” kata Kirun, sapaan akrabnya, kemarin.

BACA JUGA: Berjejer Seenaknya di Jalan Saat Gowes, Pesepeda Jatuh & Tertabarak Motor di Bantul

Meski belum ada pengujung yang datang, ia mengakui sudah banyak calon pengunjung yang bertanya-tanya terkait dengan pembukaan destinasi. Total hingga Senin siang sudah ada 40 calon pengunjung yang mengontak untuk reservasi.

Kirun mengatakan mayoritas pengunjung menamyakanan tentang pembukaan serta penerapan protokol kesehatan penyusuran di Kalisuci. “Kami layani. Yang jelas, setiap tamu yang datang nantinya akan dilayani sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” ungkappnya.

BACA JUGA: Ini Penyebab Gempa Senin Dini Hari Terasa Kuat di DIY

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Yanto, pengelola lainnya di Kalisuci. “Kami jalani dulu selama uji coba sampai 30 Juni. Setelah itu, kebijakan kami serahkan ke Pemkab Gunungkidul seperti apa,” katanya.

Yanto mengatakan di masa pandemi ini, ada pembatasan yang harus ditaati oleh pengelola. Selain terus mengacu pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19, jam buka akan dibatasi mulai 08.00-16.00 WIB setiap harinya. Pengunjung juga dibatasi dari kapasitas normal setiap hari sebanyak 200 pengunjung menjadi 100 orang per hari. “Kami akan menaati aturan ini dan bukan masalah adanya pembatasan pengunjung maupun jam beroperasi,” katanya.

BACA JUGA: Gara-Gara Bakul Ikan, Satu Keluarga di Kulonprogo Terinfeksi Corona

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan uji coba pembukaan destinasi wisata di Kalisuci. “Kami terus koordinasi dengan pengelola. Tetapi nanti juga akan turun ke lapangan guna memastikan semua tata laksana penyelenggaran kepariwisatan di tengah pandemi terus dijalankan oleh pengelola,” katanya.

Hary mengatakan selama ini keberadaan objek tersebut masuk kategori wisata minat khusus sehingga tidak melibatkan banyak wisatawan. “Sejak awal di sana sudah ada pembatasan. Jadi, bukan masalah, toh uji coba masih lama,” katanya.