Pilur Serentak Gunungkidul 2026: DPS Tetapkan 120.856 Calon Pemilih
DPS Pilur Gunungkidul 2026 ditetapkan sebanyak 120.856 calon pemilih di 31 kalurahan. DPT dijadwalkan ditetapkan pada 24 Agustus 2026.
Ilustrasi monyet/Pixabay
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Petani di kawasan pesisir mulai resah dengan serangan monyet ekor panjang di lahan pertanian. Serangan ini sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu dan mengalami peningkatan saat musim kemarau.
Lurah Kepek, Saptosari, Suhut mengatakan, ancaman monyet panjang semakin meningkat memasuki kemarau. Di wilayahnya ada enam dusun dan ladang pertanian milik warga sudah menjadi korban penjaranan kawanan primate ini. “Paling parah di Dusun Kepek dan Sumuran. Ladang yang ditanami kacang banyak yang dijarah,” katanya kepada wartawan, Selasa (23/6/2020).
BACA JUGA: Serie A Liga Italia Tak Lagi Disiarkan di Indonesia & Dunia, Ini Alasan dan Cerita di Baliknya
Menurut dia, serangan monyet sudah sejak bertahun-tahun lalu, dan bikin petani frustrasi. Namun demikian, hingga sekarang belum ada solusi untuk mengatasi serangan secara efektif. “Sudah kami laporkan ke BKASDA atau Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, tapi belum ada hasilnya,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Jogoboyo Kalurahan Kemadang, Daldiyo. Menurut dia, di wilayahnya sudah banyak hasil bumi milik warga yang dijarah kawanan monyet. “Kerugiannya sudah banyak. Kondisi ini sudah berlangsung sejak enam tahun lalu hingga sekarang belum ada tanda-tanda serangan mereda,” katanya.
BACA JUGA: Kampusnya Viral dengan Tagar #UniversitasPancenNdlogok, Ini Jawaban Rektor UPN Jogja
Daldiyo mengungkapkan para petani sudah berusaha mengantisipasi mulai dari menjaga lahan atau memburu. Namun demikian, berbagai upaya itu tidak membuahkan hasil.
“Sudah kami pasang jaring atau membunyikan petasan, tapi kawanan itu tidak takut. Saat warga pulang, monyet-monyet itu lansung datang untuk menjarah,” katanya.
BACA JUGA: Mulai Rabu, Dua Pantai di Gunungkidul Sudah Dibuka untuk Umum
Dia pun berharap ada upaya mengatasi sehingga kerugian yang diderita petani bisa dikurangi. “Ya kalau seperti ini, warga tidak panen karena tanaman yang ditanam dijarah kawanan monyet,” katanya.
Anggota DPRD DIY dari Daerah Pemilihan Gunungkidul Suparjo mengatakan, serangan monyet ekor panjang tidak hanya terjadi di wilayah pesisir. Sebab, di zona utara juga terjadi hal yang sama sehingga harus ada upaya serius untuk penanggulangan.
“Salah satunya terjadi di Karangsari, Kapanewon Semin. Saya sudah cek ke lokasi dan para petani resah dengan serangan itu,” kata Suparjo.
Dia pun berharap kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk menangani agar kerugian yang diderita petani bisa dikurangi. “Ya kalau dijarah terus, petani akan merugi. Jadi, harus ditangani dengan sungguh-sungguh,” katanya.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto, mengatakan jawatannya sudah melakukan pemantauan terhadap ancaman serangan monyet di wilayah Tepus. Namun demikian, hasil pemantauan belum menunjukan tanda-tanda serangan.
“Beberapa cara juga sudah kami lakukan seperti menanam tanaman buah di beberapa titik. Penanaman dilakukan untuk memberikan stok pangan monyet agar tidak menjarah ke area pertanian,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPS Pilur Gunungkidul 2026 ditetapkan sebanyak 120.856 calon pemilih di 31 kalurahan. DPT dijadwalkan ditetapkan pada 24 Agustus 2026.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab dan KONI mengebut pembinaan atlet serta menyiapkan venue untuk Porda DIY 2027.
Jay Herdman resmi bergabung dengan Bali United untuk Super League 2026-2027. Ia pernah mencetak gol ke gawang Timnas Indonesia pada 2023.
Roberto Carlos dikabarkan memeluk Islam setelah mengucapkan syahadat. Namun, legenda Brasil itu belum memberikan konfirmasi langsung.
Angkatan pertama Program Beasiswa Empowering Papua Sorong Selatan (BEP SORSEL) berbuah manis. Sebanyak tujuh putra-putri terbaik daerah tersebut berhasil lolos
9 negara mencatatkan kenaikan ranking paspor pada 2025-2026. UEA, India, Arab Saudi hingga Pakistan mengalami peningkatan mobilitas.