Penataan Pantai Sepanjang Berlanjut, Talut Rp500 Juta Segera Dibangun
Pemkab Gunungkidul menyiapkan Rp500 juta untuk pembangunan talut di Pantai Sepanjang sebagai bagian dari penataan kawasan wisata secara bertahap.
Ilustrasi uji kir/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul kembali membuka layanan uji kendaraan mulai 1 Juli 2020. Layanan ini sempat dihentikan selama tiga bulan menyusul adanya pandemi Corona.
Kepala Dishub Gunungkidul, Wahyu Nugroho, mengatakan jajarannya menyiapkan rencana pembukaan layanan yang berhenti karena virus Corona. Hal ini sesuai dengan kebijakan era normal baru yang digulirkan oleh Pemerintah Pusat. “Salah satunya kami membuka kembali layanan uji kir yang sempat dihentikan selama tiga bulan,” kata Wahyu kepada wartawan, Kamis (25/6/2020).
Rencannya pembukaan uji kir dimulai pada Rabu (1/7). Dia memastikan untuk pelayanan tetap mengacu pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Sebagai contoh, petugas layanan dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) seperti menggunakan masker, sarung tangan, face shield hingga baju hazmat. “Suhu tubuh petugas juga dicek sehari dua kali. Apabila melebihi ambang batas, maka dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat dan diperbolehkan libur,” katanya.
Mantan Kepala Kesbangpol Gunungkidul ini menegaskan protokol kesehatan juga wajib dijalankan oleh pemohon uji kir. Setiap pemohon diwajibkan untuk memakai masker dan jaga jarak. Selain itu, di sekitar lokasi pelayanan juga disiapkan fasilitas cuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer.
Guna mengurangi terjadinya kerumuman, Dishub menerapkan pembatasan pelayanan. Di waktu normal petugas bisa melayani pengujian hingga 60 unit kendaraan setiap hari. Di masa pandemi layanan dibatasi maksimal 25 kendaraan per hari. “Jangan sampai terjadi kerumuman. Jadi ada nomor antrean sesuai dengan kuota yang tersedia per hari,” katanya.
Untuk pemilik kendaraan yang masa kir habis saat pelayanan ditutup maka tidak dijatuhi denda. “Ada kebijakan khusus sehingga tidak ada denda untuk keterlambatan pengurusan uji kir baru,” katanya.
Salah seorang pemiliki kendaraan asal Desa Piyaman, Wonosari, Robertus Ardityo, mengaku senang dengan adanya informasi dibukanya kembali layanan uji kir. Menurut dia, uji kir mobil pikap miliknya telah habis masa berlakunya sehingga butuh pengujian. “Saya segera mengurusnya sehingga saat di jalan bisa tenang karena surat-surat yang dimiliki lengkap,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan Rp500 juta untuk pembangunan talut di Pantai Sepanjang sebagai bagian dari penataan kawasan wisata secara bertahap.
Pengamat ekonomi UMY menjelaskan gaji Rp8 juta bukan garis kemiskinan, melainkan batas administratif kategori MBR untuk program perumahan pemerintah.
KDKMP didorong menjadi jalur distribusi UMKM agar produk lokal mampu menembus pasar nasional hingga ekspor.
Tiga pelanggar reklame Bantul didenda Rp500.000 melalui sidang tipiring. Satpol PP menegaskan penindakan dilakukan sesuai Perda.
Pemerintah memprioritaskan restrukturisasi keuangan KCJB sebelum memutuskan perpanjangan jalur Kereta Cepat Whoosh hingga Surabaya dan Banyuwangi.
Veda Ega Pratama gagal finis di Moto3 Belanda 2026 setelah terjatuh pada lap kedelapan di Sirkuit Assen saat sempat bersaing di barisan depan.