Pasar Kranggan Sudah Buka Lagi, Soal Temuan 2 Kasus Covid-19, Ini Penjelasan Gugus Tugas

Pasar Kranggan saat ditutup pertengahan Juni 2020. - Harian Jogja
29 Juni 2020 06:57 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Gugus tugas penanganan Covid-19 Pemerintah Kota Jogja menyatakan jika data Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) yang menyatakan jika terjadi dua kasus positif Covid-19 di Pasar Kranggan, Jogja merupakan data lama.

"Itu bukan data baru, sekarang sudah beroperasi, kan sudah pernah kami tutup selama tiga hari," ujar Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Kota Jogja, Minggu (28/6/2020).

Saat ini, lanjut Heroe, Pasar Kranggan susah beroperasi seperti sedia kala. Protokol pencegahan penularan Covid-19 juga sudah diterapkan di Pasar Kranggan, Jogja pasca penemuan kasus positif Covid-19 dari supplier ikan.

Baca juga: Warga Terinfeksi Covid-19 di DIY Kekinian Naik jadi 306 Orang

"Sekarang Pasar Kranggan sudah sama seperti Pasar Beringharjo, sudah ada aturan keluar masuk pengunjung pasar, dibatasi dengan penyekat, setiap orang juga diwajibkan menggunakan masker," terang Heroe.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Bidang Pengembangan Penataan dan Pendapatan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Yogyakarta Gunawan Nugroho Utomo mengatakan jika upaya rapid test Covid-19 sudah dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Jogja di tiga pasar.

"Diantaranya Pasar Kranggan, Pasar Beringharjo, dan Pasar Demangan sampai hari ini hasilnya tidak ada yang reaktif," ungkap Gunawan.

Baca juga: Mengembalikan Kepercayaan Wisatawan Jadi Kunci Pemulihan Sektor Pariwisata

Disperindag Kota Jogja, lanjut Gunawan, telah menyiapkan protokol pencegahan penularan Covid-19 menyambut new normal. Ia menilai pasar rentan terjadi penularan Covid-19.

"Kami akan tingkatkan koordinasi dengan teman teman di lapangan untuk implementasi protokol pencegahan penularan Covid-19. Sudah kami lakukan uji coba protokol pencegahan penularan Covid-19 dalam rangka menghadapi new normal di dua pasar yakni Beringharjo dan Kranggan," jelasnya.

Dari 30 pasar tradisional, lanjut Gunawan, belum ditemukan kasus positif Covid-19 yang terjadi. Oleh karena itu, ketika ada upaya tracing oleh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta untuk kluster dari Semarang, Disperindag Kota juga berupaya untuk membantu.

"Sudah semuanya di rapid test. Diantaranya di pasar Kranggan Beringharjo dan Demangan. Khusus di pasar Kranggan dilakukan tiga kali rapid test. Kalau untuk yang pedagang ikan sudah semua dilakukan rapid test," tutupnya.