Pesta Miras di Permukiman Solo Digerebek, Empat Pria Ditangkap
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan empat pria dan menyita sejumlah miras usai menggerebek pesta minuman keras di kawasan Gilingan, Solo.
Ilustrasi daging ayam./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA--Harga ayam potong di Kota Jogja naik drastis hingga Rp12.000 per kilogram.
Harga ayam potong yang dijual di pasar rakyat Kota Jogja mengalami kenaikan yang cukup tinggi dan kini dijual dengan kisaran harga antara Rp40.000 hingga Rp42.000 per kilogram atau naik sekitar Rp12.000 per kg dibanding awal Mei 2020.
“Harga bahan kebutuhan pokok lainnya cukup stabil, hanya ayam potong saja yang naik. Kenaikan harga ini merupakan dampak dari pandemi Covid-19,” kata Kepala Bidang Bimbingan Usaha Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Benedict Cahyo Nugroho di Yogyakarta, Jumat (3/7/2020).
Menurut dia, harga ayam potong di pasar rakyat Kota Yogyakarta tidak langsung mengalami kenaikan tinggi, tetapi terjadi secara bertahap. Pada awal Mei, harga jual ayam potong masih pada kisaran Rp28.000 per kilogram, namun terus merangkak naik hingga Rp38.000 per kilogram pada pertengahan Juni dan pada awal Juli mencapai Rp42.000 per kg.
Pada awal Mei, lanjut Benedict, produksi ayam potong masih dalam jumlah normal dengan permintaan dari konsumen tetap atau cenderung turun sehingga harga pun cukup stabil.
“Namun seiring dengan pandemi Covid-19, peternak kemudian mengalami kesulitan memasarkan hasil ternaknya selain harga pakan ayam yang juga ikut melambung tinggi,” katanya.
Akibatnya, lanjut dia, para peternak ayam memilih menjual ternak mereka dengan harga yang cukup murah di bawah harga normal dengan harapan tidak semakin merugi.
Karena kondisi yang semakin sulit pada pertengahan pandemi, maka banyak peternak ayam yang kemudian beralih usaha sehingga mempengaruhi produksi ayam potong.
“Kondisi tersebut berdampak pada harga ayam potong yang naik karena kurangnya produksi ayam potong dibanding dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Saat ini, lanjut Benedict, permintaan konsumen terhadap ayam potong sudah berangsur-angsur kembali normal karena sudah banyak masyarakat yang kembali beraktivitas seperti semula dan banyak rumah makan maupun warung makan yang kembali membuka usahanya dengan protokol kesehatan tetap.
Dalam kondisi menuju tatanan kehidupan normal baru, Benedict berharap banyak peternak kembali menggeluti usaha ayam agar produksi ayam potong kembali normal sehingga harga bisa kembali turun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan empat pria dan menyita sejumlah miras usai menggerebek pesta minuman keras di kawasan Gilingan, Solo.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.