Google Investasikan 15 Miliar Dlar AS untuk Perkuat AI di Finlandia
Google investasi US$15 miliar di Finlandia untuk pusat data, energi dan AI. Proyek ini diproyeksikan menciptakan 37.000 lapangan kerja.
Ilustrasi daging ayam./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA--Harga ayam potong di Kota Jogja naik drastis hingga Rp12.000 per kilogram.
Harga ayam potong yang dijual di pasar rakyat Kota Jogja mengalami kenaikan yang cukup tinggi dan kini dijual dengan kisaran harga antara Rp40.000 hingga Rp42.000 per kilogram atau naik sekitar Rp12.000 per kg dibanding awal Mei 2020.
“Harga bahan kebutuhan pokok lainnya cukup stabil, hanya ayam potong saja yang naik. Kenaikan harga ini merupakan dampak dari pandemi Covid-19,” kata Kepala Bidang Bimbingan Usaha Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta Benedict Cahyo Nugroho di Yogyakarta, Jumat (3/7/2020).
Menurut dia, harga ayam potong di pasar rakyat Kota Yogyakarta tidak langsung mengalami kenaikan tinggi, tetapi terjadi secara bertahap. Pada awal Mei, harga jual ayam potong masih pada kisaran Rp28.000 per kilogram, namun terus merangkak naik hingga Rp38.000 per kilogram pada pertengahan Juni dan pada awal Juli mencapai Rp42.000 per kg.
Pada awal Mei, lanjut Benedict, produksi ayam potong masih dalam jumlah normal dengan permintaan dari konsumen tetap atau cenderung turun sehingga harga pun cukup stabil.
“Namun seiring dengan pandemi Covid-19, peternak kemudian mengalami kesulitan memasarkan hasil ternaknya selain harga pakan ayam yang juga ikut melambung tinggi,” katanya.
Akibatnya, lanjut dia, para peternak ayam memilih menjual ternak mereka dengan harga yang cukup murah di bawah harga normal dengan harapan tidak semakin merugi.
Karena kondisi yang semakin sulit pada pertengahan pandemi, maka banyak peternak ayam yang kemudian beralih usaha sehingga mempengaruhi produksi ayam potong.
“Kondisi tersebut berdampak pada harga ayam potong yang naik karena kurangnya produksi ayam potong dibanding dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Saat ini, lanjut Benedict, permintaan konsumen terhadap ayam potong sudah berangsur-angsur kembali normal karena sudah banyak masyarakat yang kembali beraktivitas seperti semula dan banyak rumah makan maupun warung makan yang kembali membuka usahanya dengan protokol kesehatan tetap.
Dalam kondisi menuju tatanan kehidupan normal baru, Benedict berharap banyak peternak kembali menggeluti usaha ayam agar produksi ayam potong kembali normal sehingga harga bisa kembali turun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Google investasi US$15 miliar di Finlandia untuk pusat data, energi dan AI. Proyek ini diproyeksikan menciptakan 37.000 lapangan kerja.
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Jakarta 18 September 2026 dan disiapkan mendukung penanganan karhutla.
DLH Kulonprogo mendorong pengelola SPPG menguji limbah dapur MBG di laboratorium setelah muncul keluhan warga soal pencemaran.
Harga rumah di Jogja makin sulit dijangkau. REI DIY menyoroti kenaikan harga tanah dan material bangunan yang mencapai sekitar 25%.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menkeu menggantikan Purbaya. Keberlanjutan pembiayaan Kopdes menghadapi jatuh tempo Rp40 triliun.
Sebanyak 189.473 warga Sleman menerima MBG hingga 16 September 2026. Belum ada sekolah yang dicoret dari daftar penerima.