Advertisement
Parangtritis Sudah Dipadati Ribuan orang, Tapi Banyak Wisatawan Masih Bandel
Wisatawan memadati Pantai Parangtritis, Sabtu (16/6/2018). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL-Sejumlah objek wisata pantai di Bantul terutama kawasan wisata pantai Parangtritis dipadati pengunjung meski masih masa pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19. Namun banyak pula wisatawan bandel yang tidak mengindahkan protokol kesehatan.
Koordinator Sarlinmas Wilayah Operasional III Parangtritis, Ali Sutanto mengaku sudah berkali-kali berpatroli mengingatkan wisatawan untuk mematuhi protokol kesehatan, “Terutama soal masker dan jaga jarak itu paling banyak tidak dilakukan wisatawan,” kata Ali, Minggu (5/7/2020).
Advertisement
Ali mengatakan patroli dilakukan setiap saat dengan mendatangi langsung kerumunan wisatawan mulai dari kawasan Parangtritis hingga pantai Depok. Selain itu imbauan melalui pengeras suara juga terus dilakukan.
BACA JUGA: 8.582 Pedagang di Bantul Telah Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya
Menurut dia, ada sejumlah wisatawan yang diingatkan kemudian langsung mematuhi dengan mencari masker dan berpencar agar berjarak. Namun tidak sedikit juga yang membandel, “Yang ngeyel ini kami juga tidak punya kewenanan untuk memaksa. Kami hanya bisa sebatas mengingatkan,” ujar Ali. Selain mengingatkan pihaknya juga melaporkan kondisi pelanggaran protokol kesehatan tersebut kepada pemkab melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Lebih lanjut Ali mengatakan dalam tiga hari terakhir pengunjung Parangtritis cukup padat. Ia memperkirakan pengunjung sampai di angka ribuan. Pengunjung juga terpantau bukan hanya warga lokal DIY, namun banyak yang mengendarai kendaraan berplat luar daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
2 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Jember, 1 Tewas dan 1 Hilang
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







