KIP Kuliah 2026 Mulai Cair, Ini Hak dan Larangannya
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - Sebanyak 8.582 pedagang di 44 pasar berbeda di Bantul mulai menjalani tes cepat massal, Senin (6/7/2020) hingga Selasa (14/7/2020) mendatang.
Tes yang digelar oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan Bantul tersebut digelar guna mengetahui dan mencegah penularan Covid-19 di pasar.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul Sukrisna Dwi Susanta mengatakan, tes cepat kali ini merupakan lanjutan dari tes yang sama pada akhir bulan lalu.
Di mana, pada saat itu ada 991 pedagang dites cepat di 3 pasar dan 1 pasar swalayan berbeda.
Meski hasil dari tes cepat di Pasar Bantul, Pasar Janten, Pasar Ngipik dan DM Swalayan itu menunjukkan hasil 13 orang reaktif. Namun, setelah dilakukan tes usap, hasilnya mereka dinyatakan negatif Covid-19.
“Kami tentunya juga berharap tidak ada yang positif dari tes cepat kali ini,” katanya, Minggu (5/7/2002).
Sebagai langkah awal, Disdag dan Dinkes Bantul melakukan tes cepat ke 862 pedagang di 6 pasar berbeda di Bantul, Senin (6/7/2020). Adapun rinciannya, ada 114 pedagang di Pasar Sorobayan, 211 pedagang di Pasar Pundong, 141 pedagang di Pasar Jodog, 242 pedagang di Pasar Piyungan, 36 di Pasar Janten dan 118 di Pasar Sungapan.
“Agar pelaksanaan berjalan lancar, selain petugas dari Dinkes dan Puskesmas, kami menerjunkan tiga orang di masing-masing pasar,” lanjutnya.
Ia mengungkapkan, seperti tes cepat yang sebelumnya dilakukan, untuk pedagang yang reaktif akan langsung dibawa oleh petugas dari Dinkes Bantul ke RS Lapangan Khusus Covid-19 untuk menjalani karantina dan uji usap. Sedangkan untuk pasar, Disdag langsung melakukan penyemprotan disinfektan keseluruh wilayah pasar.
“Ini adalah upaya kami mencegah kemungkinan penularan Covid-19, langkah ini kami harapkan mampu menambah rasa nyaman pedagang dan pengunjung,” terangnya.
Selain itu, Disdag, lanjut dia, kini terus mengingatkan ke pedagang dan pengunjung untuk menerapkan protokol kesehatan. Tidak hanya mewajibkan pedagang dan pembeli mengenakan masker, Disdag juga memasang tempat cuci tangan di beberapa pasar.
“Kami ingatkan juga pengunjung dan pedagang untuk cuci tangan,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Milad Aisyiyah ke-109 di Jogja dihadiri 500 peserta. Tekankan dakwah kemanusiaan, UMKM, dan penguatan sosial perempuan.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Malioboro dipadati 50.138 wisatawan saat long weekend. Puncak kunjungan terjadi malam hari di Jogja.
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia
Aston Villa menang 4-2 atas Liverpool di Liga Inggris 2025/2026 dan memastikan tiket Liga Champions musim depan.