8 Pedagang dari 4 Pasar di Bantul Reaktif Rapid Test

Ilustrasi - Pixabay
06 Juli 2020 17:17 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Sebanyak 8 pedagang dari lima pasar tradisional di Bantul dinyatakan reaktif saat menjalani tes cepat massal, Senin (6/7) pagi.

Delapan pedagang tersebut kemudian langsung dibawa ke RS Lapangan Khusus Covid-19 Bantul dan akan menjalani uji usap serta karantina mandiri.

Adapun kedelapan pedagang reaktif tersebut terdiri dari dua pedagang yang dites di Pasar Sorobayan, empat di Pasar Sungapan, satu pedagang di Pasar Pundong dan satu pedagang di Pasar Piyungan.

Plt Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Bantul Budi Nur Rokhmah mengatakan, ada sebanyak 976 pedagang yang dites di lima pasar berbeda. Dari jumlah tersebut, tingkat partisipasi pedagang untuk ikut tes cepat cukup tinggi.

Hal ini dinilainya tidak lepas dari peran serta dari lurah pasar dan petugas yang memberikan pengertian kepada pedagang.

“Seperti Pasar Jodog, tadi lurah pasar terpaksa harus bertindak keras dengan memberi ancaman ke pedagang yang tidak mau mengikuti tes cepat, tidak akan diizinkan berdagang lagi,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah Pasar Jodog, Gilangharjo, Pandak, Senin (6/7/2020) pagi enggan mengikuti tes. Alasannya, mereka ketakutan jika hasil tes tersebut berujung reaktif.

BACA JUGA: Lagi, Pegowes di Sleman Ambruk dan Meninggal Dunia

Bahkan, saking takutnya, beberapa memilih untuk berhenti beraktivitas berdagang begitu petugas mulai melaksanakan tes.

“Tadi ada beberapa yang memang memilih pulang dan menutup dagangannya begitu petugas datang,” kata salah satu pedagang Wasilah, di Pasar Jodog.

Catatan redaksi:

Berita ini telah dikoreksi pada Senin (6/7/2020) pukul 18.56 WIB. Artikel ini sebelumnya berjudul "7 Pedagang dari 3 Pasar di Bantul Reaktif Rapid Test". Redaksi mohon maaf atas kekeliruan ini.