Sehari Bertambah 8: Lagi, Pasien Covid-19 di DIY Meninggal Dunia

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
13 Juli 2020 16:47 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Penanganan COvid-19 DIY mengumumkan delapan penambahan kasus positif pada Senin (13/7/2020). Lima di antaranya merupakan hasil tracing kasus positif. Sementara dua kasus dinyatakan sembuh dan satu pasien dalam pengawasan (PDP) dilaporkan meninggal.

Juru Bicara Pemerintah Daerah (Pemda) DIY, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus meliputi Kasus 375, laki-laki 50 tahun warga Kota Jogja; Kasus 376, laki-laki 32 tahun warga Gunungkidul; Kasus 377, laki-laki 23 tahun warga Bantul; Kasus 378, perempuan 16 tahun warga Gunungkidul; Kasus 379, laki-laki 12 tahun warga Gunungkidul; Kasus 380, perempuan 70 tahun warga Gunungkidul; Kasus 381, laki-laki 83 tahun warga Gunungkidul; dan Kasus 382, perempuan 29 tahun warga Bantul.

“Kasus 375 sudah meninggal dengan hasil laboratorium positif, Kasus 376 hasil tracing kontak kasus 371, Kasus 377 hasil skrining tenaga Kesehatan, kasus 378, 379 dan 380 merupakan hasil tracing Kasus 324, kasus 381 riwayat perjalanan dari Jakarta dan kasus 382 hasil tracing Kasus 324,” ujarnya.

Kasus 375 masuk rumah sakit pada 2 Juli dan meninggal sore harinya di hari yang sama. Sementara kasus 378, 379 dan 380 diperkirakan satu keluarga melihat alamatnya yang sama. Kendati demikian sampai saat ini sumber kontak ketiga kasus tersebut yakni Kasus 324 masih belum diketahui tertular dari mana dan masih dalam penelusuran Dinas Kesehatan Gunungkidul.

Laporan ini berdasarkan pemeriksaan pada 592 sampel dari 466 orang. Adapun kasus sembuh yakni kasus 279, laki-laki 42 tahun warga Depok, Sleman dan Kasus 342, perempuan 30 tahun warga Kulonprogo. Adapun PDP meninggal yakni perempuan 36 tahun warga Gunungkidul dengan Riwayat penyakit tuberculossis.

Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 379 kasus, dengan 295 kasus telah sembuh. Penambahan kasus positif Kembali meningkat setelah sehari sebelumnya, Minggu (12/7/2020) hanya terjadi penambahan satu kasus.