Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan delapan penambahan kasus positif pada kamis (16/7/2020). Salah satunya memiliki Riwayat perjalanan dari luar negeri. Dengan penambahan ini kumulatif kasus positif DIY telah tembus 400 kasus.
Juru Bicara Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, mengatakan penambahan kasus meliputi Kasus 400, perempuan 36 tahun warga Sleman; Kasus 401, perempuan 33 tahun warga Sleman; Kasus 402, laki-laki 33 tahun warga Bantul.
Kemudian Kasus 403, perempuan 29 tahun warga Gunungkidul; Kasus 404, perempuan 54 tahun warga Gunungkidul; Kasus 405, laki-laki 43 tahun warga Bantul; Kasus 406, perempuan 30 tahun warga Jawa Barat; dan Kasus 407, laki-laki 39 tahun warga Sleman.
“Kasus 400 hasil tracing kontak Kasus 325, Kasus 401 masih dalam penelusuran, kasus 402 hasil skrining Dinas Kesehatan Bantul, Kasus 403 karyawan klinik swasta, Kasus 404 kaluarga dari kasus 403, Kasus 405 riwayat perjalanan dari Semarang, Kasus 406 riwayat perjalanan dari Bandung, Kasus 407 riwayat perjalanan dari Arab Saudi,” ujarnya.
Kasus 406 merupakan warga Jawa Barat yang berkunjung ke Jogja untuk mengikuti seleksi pekerjaan. Sementara Kasus 407 merupakan pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Arab Saudi. Kasus ini mengikuti skrining saat pulang ke Indonesia, pada 11 Juli lalu.
Laporan ini berdasarkan pemeriksaan pada 784 sampel dari 531 orang. Adapun Kasus dinyatakan sembuh meliputi Kasus 286, laki-laki 50 tahun warga Kulonprogo; Kasus 301, laki-laki 50 tahun warga Sleman; Kasus 373, laki-laki 16 tahun warga Bantul; dan kasus 368, perempuan 60 tahun warga Kulonprogo.
Dengan penambahan ini maka total kasus positif di DIY menjadi sebanyak 404 kasus, dengan 313 kasus telah sembuh. Sementara kematian kasus positif total sebanyak 11 kasus, dan kematian pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 132 kasus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.