Keluarga Pasien Positif Covid-19 di Sleman yang Meninggal Dunia Juga Terinfeksi

Ilustrasi. - Freepik
16 Juli 2020 18:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman melakukan tracing terhadap pasien Covid-19 yang meninggal dunia pada Selasa (14/7/2020). Dari hasil tracing tersebut satu anggota keluarga dinyatakan positif Covid-19.

Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan Dinkes melakukan tracing kepada 11 orang yang berhubungan erat dengan pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Pasien yang meninggal dunia tersebut berjenis kelamin perempuan, usia 61 tahun warga Ngaglik. Pasien ini terpapar Covid-19 setelah pulang dari wilayah Sidoarjo, Jawa Timur.

Menurut Joko, pasien ini masuk dalam daftar pasien terkonfirmasi positif pada 3 Juli lalu. Kasus 325 ini kemudian menjalani perawatan di RS Panti Rapih Jogja hingga dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (14/7/2020) lalu. Ia memilki penyakit penyerta (cormobid) diabetes melitus (DM) dan rematik.

"Hasil tracing kami, dari 11 orang yang kontak erat dengan kasus 325 ini, ada satu orang yang dinyatakan positif Covid-19 yakni kasus 400," kata Joko kepada Harianjogja.com, Kamis (16/7/2020).

Kasus 400 ini, kata Joko, berjenis kelamin perempuan berusia 36 tahun. Meski merupakan hasil tracing dari kasus 325, namun Joko belum bisa memastikan status hubungan antara keduanya. "Yang jelas ada hubungan keluarga, tapi apakah anak (kasus 325) atau bukan kurang jelas. Kasus 400 ini tidak memiliki penyakit penyerta," kata Joko.

Selain kasus 400, ada juga warga Sleman yang dinyatakan positif Covid-19. Yakni, kasus 407. Kasus 407 ini merupakan TKI/PMI yang baru pulang dari Saudi Arabia. Kasus 407 ini diskrining pada 11 Juli lalu. "Iya, baru pulang dari luar negeri terus periksa (swab) secara mandiri hasilnya positif," kata Joko.

Pasien terkahir yang dinyatakan positif Covid-19 warga Sleman adalah kasus 401. Pasien ini berjenis kelamin perempuan berusia 33 tahun. "Untuk riwayatnya masih kami telusuri," katanya.