Pilur Serentak Gunungkidul Terancam Molor, Panitia Belum Bisa Dibentuk
Pembentukan panitia Pilur di 31 kalurahan Gunungkidul masih menunggu juklak dan juknis.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul, Endah Subekti Kuntarningsih, mengatakan rekomendasi calon yang bakal diusung dalam Pilkada 2020 diumumkan Jumat (17/7/2020). Meski demikian, sehari sebelum pengumuman beredar kabar rekomandasi tentang pasangan yang diusung partai berlambang banteng moncong putih ini.
Di dalam pesan yang beredar di media sosial ada salinan file yang dilengkapi stempel partai tentang calon yang diusung PDIP dalam Pilkada 2020. Dalam dokumen tersebut terdapat 15 bakal pasangan calon, salah satunya pasangan Bambang Wisnu Handoyo dan Benyamin Sudarmadi.
Meski demikian, Endah belum bisa berkomentar jauh berkaitan dengan kabar itu. Ia berdalih rekomendasi diumumkan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan pada sekolah partai yang dilaksanakan secara online, Jumat. “Besok [hari ini] kami lihat secara live. Yang jelas tidak bising tetapi menyelesaikan,” kata Endah dengan bahasa Jawa, Kamis (16/7/2020).
Menurut dia, rekomendasi dari DPP menjadi kunci siapa calon yang akan diusung dalam pilkada. Ia tidak menampik bahwa pasangan BWH-Benyamin merupakan salah satu kandidat yang bakal maju di Pilkada 2020. “Kami masih menunggu rekomendasi resmi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembentukan panitia Pilur di 31 kalurahan Gunungkidul masih menunggu juklak dan juknis.
Pertamina Patra Niaga memastikan kualitas BBM tetap terjaga melalui pengelolaan zat pengotor di kilang untuk menghasilkan BBM standar Euro 4.
Pemkot Jogja mempercepat penataan kabel fiber optik melalui sistem ducting untuk mengurangi sampah visual dan mempercantik wajah kota wisata.
Kejagung menyerahkan PNBP hasil pemulihan aset senilai Rp1,029 triliun ke Kemenkeu, termasuk aset dan uang milik terpidana Eddy Tansil.
Chapter Jogja 2026 kembali hadir di JNM dan SD Tumbuh pada 19-23 Juni dengan konsep Unique Art Fair yang memperkuat ekosistem seni rupa Yogyakarta.
Wayang Gedhog langka akan dipentaskan di Keraton Jogja saat 1 Sura 2026. Lakon Jaya Berdangga sarat pesan perjuangan, kesetiaan, dan refleksi diri.