Pedagang Positif Covid-19 Bertambah, Pasar Bantengan Batal Dibuka

Petugas medis menunjukkan sampel darah para pedagang dalam tes cepat atau Rapid Diagnostic Test (RDT) Covid-19 di Pasar Bantul, Bantul, Rabu (24/06/2020). - Harian Jogja/Desi Suryanto
19 Juli 2020 12:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul memperpanjang penutupan Pasar Bantengan, Banguntapan, Minggu (19/7/2020) hingga Selasa (22/7/2020) mendatang.

Hal ini menyusul adanya tambahan satu pedagang di Dusun Wonocatur tersebut yang dinyatakan positif Covid-19.

“Pasar tidak jadi dibuka. Kami perpanjang penutupannya, karena semalam kami menerima hasil uji usap yang menyatakan ada satu pedagang lainnya yang positif Covid-19,” kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk KB Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPKPMD) Bantul, Sri Nuryanti, Minggu (19/7/2020).

Baca juga: Peduli Dampak Pandemi, Seniman Beberapa Kota Bikin Karya Bareng

Dia mengungkapkan, perpanjangan penutupan ini akan dilakukan selama tiga hari. Sama seperti penutupan sebelumnya yakni Kamis (16/7/2020) hingga Sabtu (18/7/2020) lalu, pihaknya juga langsung penyemprotan disinfektan dan sterilisasi ke area pasar.

Selain itu, telah dilakukan tracing terhadap warga yang sempat kontak dengan pedagang tersebut telah dilakukan oleh Dinkes setempat.

“Jika yang pertama kemarin adalah pedagang dari Pekalongan, kali ini adalah pedagang dari Klaten,” terang Sri.

Baca juga: 36 Anggota TNI di Papua Barat Positif Covid-19

Ia menambahkan, agar penularan Covid-19 tidak semakin masif, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan di pasar. Selain menggunakan masker dan jaga jarak, warga diminta untuk lebih sering mencuci tangan.

“Ini dilakukan untuk meminimalisasi penularan Covid-19,” ungkap Sri.

Selain itu, Sri menyatakan saat ini pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Bantul dan Dinas Perdagangan terkait dengan pelaksaaan tes cepat massal di pasar.

“Sebab, selain pasar desa yang kami kelola, ada pasar di bawah pengelolaan Dinas Perdagangan,” ucapnya.