5 Calon Manajer Kopdes Meninggal, Ini Dalih Kemhan Gelar Latsarmil
Kemenhan menegaskan latsarmil SPPI bagi manajer Kopdes Merah Putih bertujuan membentuk karakter, disiplin, kepemimpinan, dan integritas.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Polisi mengungkap identitas orang tua terduga pelaku penelantaran bayi di Sleman beberapa waktu lalu.
Kasus penelantaran bayi berinisial FAF di Rumah Bersalin Jalan Kledokan, Dusun Tempel, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman terus diselidiki polisi. Terduga pelaku berinisial TM (48) dan V (23) merupakan gelandangan.
Kapolsek Depot Barat Kompol Rachmadiwanto menerangkan bahwa pelaku berasal dari Dusun Wiladek, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul. Namun begitu, kedua terduga pelaku yang merupakan ayah dan anak tidak memiliki rumah tetap.
"Memang warga asal Dusun Wiladeg [Gunungkidul], tapi mereka hidup menggelandang. Kami juga kesulitan menemui mereka karena setelah didatangi mereka sudah berpindah lagi," jelasnya.
Rachmandiwanto mengatakan, untuk membantu menemukan kedua terduga pelaku, polisi sudah meminta bantuan Kepala Desa Wiladeg. Pemangku wilayah juga telah menghubungi Dinas Sosial setempat untuk membantu menemukan TM dan V.
"Kami sudah melakukan penyelidikan dan meminta kepala desa setempat membantu menemukan kedua orang ini. Namun hasilnya masih nihil," katanya.
Ia menambahkan bahwa proses hukuman tetap akan berlaku bagi terduga pelaku jika terbukti melakukan penelantaran anak tersebut.
"Yang jelas harus kami temukan dulu dua orang ini. V, yang diduga sebagai orang tua anak, harus kami mintai keterangan dahulu sebelum menetapkan nantinya sebagai pelaku," jelas Rachmadiwanto.
Sebelumnya diberitakan, seorang bayi berjenis kelamin laki-laki berinisial FAF ditelantarkan oleh orang tuanya saat melahirkan di rumah Bidan Mei Muhartati di Caturtunggal, Depok, Sleman, Senin (6/7/2020). Orang tua bayi diduga pergi meninggalkan lokasi persalinan pada Selasa (7/7/2020) pukul 03.30 WIB.
Saat ini bayi telah dititipkan di Dinas Sosial Sleman untuk mendapatkan perawatan dan penanganan yang layak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kemenhan menegaskan latsarmil SPPI bagi manajer Kopdes Merah Putih bertujuan membentuk karakter, disiplin, kepemimpinan, dan integritas.
Inflasi DIY Juni 2026 naik 0,37% dipicu BBM. BI DIY pastikan tetap terkendali dalam target nasional 2,5±1%.
Jadwal KRL Solo–Jogja Kamis 2 Juli 2026 lengkap semua stasiun. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Anggaran droping air Gunungkidul dipangkas jadi Rp346,5 juta. BPBD pastikan tetap aman dengan dukungan dana BTT.
Pria asal Sleman tewas tertemper KRL di Klaten. Polisi selidiki penyebab, KAI imbau warga jauhi jalur kereta.
Inflasi Juni 2026 capai 3,34%. Menkeu sebut dipicu BBM dan pangan, diprediksi segera mereda karena faktor musiman.