Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Pandemi Covid-19 di DIY belum mereda. Pada Rabu (22/7/2020) ini sebanyak 21 kasus baru dilaporkan ditemukan di DIY. Sebelumnya Selasa (21/7/2020), kasus yang ditemukan melonjak hingga 28 orang.
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pemda DIY Berty Murtiningsih menyatakan dari hasil pemeriksaan laboratorium, pada Rabu (22/7/2020) terkonfirmasi sebanyak 21 orang positif Covid-19.
Sehingga total kasus positif Covid-19 di DIY secara akumulatif naik menjadi 486 kasus. Adapun rincian penambahan 21 kasus positif itu yakni sebagai berikut:
-Kasus 470: Laki-laki, 62 tahun warga Kota Jogja yang memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta
-Kasus 471: Laki-laki, 35 tahun warga Bantul, memiliki riwayat dari Jakarta
-Kasus 472: Laki laki, 60 tahun warga Sleman, dengan riwayat perjalanan dari Pekalongan
-Kasus 473: Perempuan, 24 tahun, warga Bantul, riwayat skrining karyawan kesehatan rumah sakit (RS)
-Kasus 474: Perempuan, 47 tahun warga Kota Jogja dengan riwayat kontak kasus 395
-Kasus 475: Laki-laki, 41 tahun, warga Kota Jogja memiliki riwayat kontak Kasus 427
-Kasus 476: Perempuan, 49 tahun, warga Gunungkidul, memiliki riwayat hasil skrining karyawan RS
-Kasus 477: Laki-laki, 35 tahun warga Gunungkidul, memiliki riwayat hasil skrining karyawan RS
-Kasus 478: Perempuan, 62 tahun warga Gunungkidul, memiliki riwayat hasil skrining karyawan RS
-Kasus 479: Perempuan, 19 tahun, warga Gunungkidul, memiliki riwayat hasil skrining karyawan RS
-Kasus 480: Perempuan, 20 tahun, warga Gunungkidul, memiliki riwayat hasil skrining karyawan RS
-Kasus 481: Perempuan, 31 tahun, warga Gunungkidul, memiliki riwayat hasil skrining karyawan RS
-Kasus 482: Laki-laki, 39 tahun, warga Gunungkidul, memiliki riwayat hasil skrining karyawan RS
-Kasus 483: Perempuan, 28 tahun, warga Gunungkidul, memiliki riwayat hasil skrining karyawan RS
-Kasus 484: Laki-laki, 42 tahun, warga Gunungkidul, memiliki riwayat hasil skrining karyawan RS
-Kasus 485: Perempuan, 27 tahun, warga Gunungkidul, memiliki riwayat hasil skrining karyawan RS
-Kasus 486: Laki-laki, 39 tahun, warga Kota Jogja, memiliki riwatat skrining kasus karyawan RS di Gunungkidul
-Kasus 487: Laki-laki, 22 tahun, Sleman, memiliki riwayat perjalanan dari Kalimantan
-Kasus 488: Perempuan, 22 tahun, warga Sleman, dengan riwayat skrining karyawan Rumah Sakit
-Kasus 489: Perempuan, 47 tahun, Gunungkidul, riwayat masih dalam penelusuran
-Kasus 490: Perempuan, 70 tahun, warga Kulonprogo dengan riwayat kontak Kasus 399.
Temuan itu berdasarkan pemeriksaan pada 508 sampel dari jumlah 452 orang."Laporan kesembuhan kasus positif pada hari ini ada dua tambahan kasus sembuh sehingga total kasus sembuh 332 kasus," kata Berty, Rabu.
Adapun kasus sembuh yakni Kasus 370, laki-laki, 13 tahun warga Gunungkidul dan Kasus 318, perempuan, 36 tahun warga Gunungkidul.
Selain itu dilaporkan pula penambahan kasus positif yang meninggal dunia yakni Kasus 389 merupakan laki-laki, 60 warga Sleman. Selan terinfeksi Covid-19 pasien tersebut memiliki riwayat penyakit penyerta (komorbid) ginjal dan jantung.
Sedangkan untuk laporan pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia dan sudah dilakukan swab yakni laki-laki, 62 tahun warga Gunungkidul dengan penyakit penyerta diabetes melitus (DM).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Jadwal KRL Jogja–Solo Minggu 5 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru.
Polda Lampung gagalkan peredaran 5 kg sabu dan ekstasi di Bakauheni. Empat tersangka diamankan, termasuk oknum aparat.
Pascal Wehrlein menang di Formula E Shanghai 2026. Kemenangan ke-10 musim ini, kukuhkan dominasi dan peluang juara dunia.
Dua bayi ditemukan di Solo dalam sehari, satu selamat di kereta, satu meninggal di selokan. Polisi lakukan penyelidikan.
Pemerintah susun Perpres perlindungan nakes usai kasus dr Icha, soroti intimidasi dan lemahnya sistem keamanan.