Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi memperkirakan kenaikan kasus positif Corona masih akan berlanjut. Prediksi ini tidak lepas dari rencana swab massal sebanyak 1.000 spesimen.
“Sempat mereda, tetapi sekarang ada tren kenaikan,” kata Immawan, Kamis (23/7/2020).
Menurut dia, kenaikan jumlah kasus disebabkan beberapa faktor mulai adanya kasus impor dari luar daerah hingga penularan dari pasien positif. Kenaikan juga disebabkan adanya pelonggaran dengan kebijakan adaptasi kebiasaan baru. Di satu sisi, kebijakan ini memberikan kesempatan masyarakat untuk bisa beraktivitas, tapi di sisi lain bisa memicu penambahan kasus Covid-19.
“Contohnya sudah ada dan ini tidak hanya terjadi pada masyarakat umum, buktinya antar tenaga kesehatan ada yang saling tertular,” ungkapnya.
Immawan pun berharap seluruh elemen masyarakat tetap patuh dalam menjalankan protokol kesehatan karena sebagai jalan untuk memutus mata rantai penularan.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty mengatakan jawatannya terus melakukan tracing terhadap pasien positif corona. “Termasuk dari tenaga kesehatan sehingga belum bisa menentukan secara spesifik berkaitan dengan kluster baru,” ungkapnya.
Lima tenaga kesehatan di salah satu klinik di Kapanewon Wonosari terinfeksi Covid-19. Dinkes pun menutup sementara klinik tersebut maksimal selama tiga hari. Selama ditutup, klinik akan didisinfeksi secara total sehingga penyebaran virus bisa dicegah. “Sudah ditutup dan klinik dalam keadaan kosong. Selanjutnya dilakukan upaya sterilisasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Cek Kesehatan Gratis atau CKG telah menjangkau 99,1 juta jiwa pada 2026 dan ditargetkan mencapai 130 juta jiwa.
Buruh masih mengawal 10 isu dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, mulai dari upah, PHK, outsourcing hingga JKP.
Jamsostek Award 2026 DIY memberikan penghargaan kepada pemda, kalurahan, serta perusahaan. Simak daftar lengkap para penerimanya.