RSPS Bantul Soroti Masalah Rujukan BPJS, Ini Kendala Sering Dikeluhkan
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL - -Penularan kasus Coronavirus Disease atau Covid-19 di Bantul masih cukup tinggi. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penularan Covid-19 Bantul mencatat per 24 Juli kemarin terjadi penambahan 17 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan semuanya adalah orang tanpa gejala atau OTG.
Ke-17 tersebut adalah kasus 154, laki-laki, 57, tahun, asal Kecamatan Imogiri; kasus 155, perempuan, 36 tahun, Bambanglipuro; kasus 156, laki-laki, 54 tahun, Bantul; kasus 157, laki-laki, 16 tahun, Sewon; kasus 158, perempuan, 19 tahun, Sewon; kasus 159, permpuan, 15 tahun, Sewon; kasus 160, perempuan, 21 tahun, Sewon; kasus 161, perempuan, 65 tahun, Sanden; kasus 162, perempuan, 12 tahun, Banguntapan; kasus 163, laki-laki, 12 tahun, Banguntapan; kasus 164, perempuan, 16 tahun, Banguntapan.
Kemudian kasus 165, laki-laki, 21 tahun, Piyungan; kasus 166, perempuan, 30 tahun, Jetis; kasus 167, laki-laki, 51 tahun, Pandak; kasus 168, laki-laki, 23 tahun, Pandak; kasus 169, perempuan, 44 tahun, Banguntapan; dan kasus 170, perempuan, 17 tahun, Banguntapan.
“Semua yang positif hari ini tanpa gejala,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penularan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso, Jumat (24/7/2020).
Baca Juga: Kasus Covid-19 di DIY Terus Melejit, Begini Hitung-hitungan Kapasitas RS yang Masih Tersedia
Pria yang akrab disapa Oky ini mengatakan ke-17 pasien terkonfirmasi positif baru tersebut sudah diisolasi di rumah sakit khusus rujukan Covid-19. Dengan adanya penambahan 17 pasien tersebut maka total pasien yang dirawat mencapai 75 orang. Sebagian besar pasien dirawat di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) Bambanglipuro.
Oky mengatakan meski pasien terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah namun kapasitas tempat tidur dan ruang isolasi masih cukup. Menurut dia, total tempat tidur atau bed khusus pasien Covid-19 sebanyak 200 bed yang tersebar di lima rumah sakit khusus rujukan Covid-19, yakni RSLKC, Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul, Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul, Rumah Sakit Elisabeth, dan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Hardjolukito.
“Kapasitas RSLKC ada 40 bed, dengan cadangan 10 bed untuk kohorting. Kohorting itu untuk pemisahan bila ada pasien baru tapi belum bisa masuk ruang utama,” ucap Oky.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul menyoroti berbagai kendala sistem rujukan BPJS Kesehatan yang masih sering dikeluhkan pasien dalam layanan JKN.
MRS 2026 putaran keempat di Mandalika menerapkan aturan baru FIM, termasuk perubahan kuota Q1-Q2 dan batas start dari Pit Lane.
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Tegel Kunci di Sleman mempertahankan produksi ubin handmade sejak 1927. Kini hampir 100 tahun, produknya punya 800 desain dan 49 warna.
Pemerintah menyiapkan rekening gratis dengan saldo awal Rp50.000. Simak syarat, cara mendapatkan, bank penyedia dan jadwalnya.
Satpam SPPG Kecandran Salatiga ditemukan meninggal di ruang jaga saat pergantian tugas. Polisi menduga korban meninggal karena sakit.