Sehari Tambah 17 Pasien Covid-19 di Bantul, Semua OTG

Ilustrasi. - Freepik
25 Juli 2020 01:27 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - -Penularan kasus Coronavirus Disease atau Covid-19 di Bantul masih cukup tinggi. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penularan Covid-19 Bantul mencatat per 24 Juli kemarin terjadi penambahan 17 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan semuanya adalah orang tanpa gejala atau OTG.

Ke-17 tersebut adalah kasus 154, laki-laki, 57, tahun, asal Kecamatan Imogiri; kasus 155, perempuan, 36 tahun, Bambanglipuro; kasus 156, laki-laki, 54 tahun, Bantul; kasus 157, laki-laki, 16 tahun, Sewon; kasus 158, perempuan, 19 tahun, Sewon; kasus 159, permpuan, 15 tahun, Sewon; kasus 160, perempuan, 21 tahun, Sewon; kasus 161, perempuan, 65 tahun, Sanden; kasus 162, perempuan, 12 tahun, Banguntapan; kasus 163, laki-laki, 12 tahun, Banguntapan; kasus 164, perempuan, 16 tahun, Banguntapan.

Kemudian kasus 165, laki-laki, 21 tahun, Piyungan; kasus 166, perempuan, 30 tahun, Jetis; kasus 167, laki-laki, 51 tahun, Pandak; kasus 168, laki-laki, 23 tahun, Pandak; kasus 169, perempuan, 44 tahun, Banguntapan; dan kasus 170, perempuan, 17 tahun, Banguntapan.

“Semua yang positif hari ini tanpa gejala,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penularan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso, Jumat (24/7/2020).

Baca Juga: Kasus Covid-19 di DIY Terus Melejit, Begini Hitung-hitungan Kapasitas RS yang Masih Tersedia

Pria yang akrab disapa Oky ini mengatakan ke-17 pasien terkonfirmasi positif baru tersebut sudah diisolasi di rumah sakit khusus rujukan Covid-19. Dengan adanya penambahan 17 pasien tersebut maka total pasien yang dirawat mencapai 75 orang. Sebagian besar pasien dirawat di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) Bambanglipuro.

Oky mengatakan meski pasien terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah namun kapasitas tempat tidur dan ruang isolasi masih cukup. Menurut dia, total tempat tidur atau bed khusus pasien Covid-19 sebanyak 200 bed yang tersebar di lima rumah sakit khusus rujukan Covid-19, yakni RSLKC, Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul, Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul, Rumah Sakit Elisabeth, dan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Hardjolukito.

“Kapasitas RSLKC ada 40 bed, dengan cadangan 10 bed untuk kohorting. Kohorting itu untuk pemisahan bila ada pasien baru tapi belum bisa masuk ruang utama,” ucap Oky.