Ratusan SD di Gunungkidul Kekurangan Murid, Pendaftaran Diperpanjang
Ratusan SD di Gunungkidul kekurangan murid. Disdik beri dispensasi pendaftaran hingga jelang tahun ajaran baru 2026/2027.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jumlah tenaga kesehatan (nakes) yang terinfeksi Corona di Gunungkidul makin banyak. Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan ada tambahan dua tenaga kesehatan yang positif sehingga sampai sekarang sudah ada 15 tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19.
“Sabtu [25/7/2020], ada tambahan empat kasus. Dua di antara mereka berasal dari tenaga kesehatan. Hari ini tidak ada penambahan kasus baru,” kata Dewi, Minggu (26/7/2020).
BACA JUGA: Jokowi Arahkan Adik Iparnya Mundur dari Pilkada Gunungkidul
Saat ini, sudah ada beberapa nakes yang dinyatakan sembuh dan tak lagi diopname. “Kalau belum sembuh, maka akan dirawat hingga virus dinyatakan negatif,” katanya.
Dinas sudah menyediakan tempat karantina di Wisma Wanagama, Banaran, Kapanewon Playen. “Hingga saat ini ada sembilan orang yang menjalani karantina di sana,” katanya.
Dewi mengatakan tenaga kesehatan menjadi prioritas uji swab karena menjadi garda terdepan penanggulangan Covid-19 dan sangat rawan tertular. “Dulu pakai rapid test, tapi sekarang langsung di-swab,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ratusan SD di Gunungkidul kekurangan murid. Disdik beri dispensasi pendaftaran hingga jelang tahun ajaran baru 2026/2027.
Prabowo menerima laporan haji 2026 dan membahas penguatan SDM, teknologi, serta pengembangan mineral kritis di Hambalang.
Rupiah melemah ke Rp17.762 per dolar AS. Pasar menanti keputusan The Fed dan RDG BI di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah.
Komdigi mengingatkan ancaman penipuan AI dan deepfake yang makin marak. Kerugian akibat kejahatan digital tercatat mencapai Rp9 triliun.
Lonjakan wisatawan sore hingga malam di Pantai Glagah dan Congot mendorong Dispar Kulonprogo memperpanjang jam operasional TPR demi mengoptimalkan PAD.
TelkomGroup dan Mitratel menanam 2.000 fragmen terumbu karang di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, untuk mendukung pemulihan ekosistem laut.