Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jumlah tenaga kesehatan (nakes) yang terinfeksi Corona di Gunungkidul makin banyak. Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan ada tambahan dua tenaga kesehatan yang positif sehingga sampai sekarang sudah ada 15 tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19.
“Sabtu [25/7/2020], ada tambahan empat kasus. Dua di antara mereka berasal dari tenaga kesehatan. Hari ini tidak ada penambahan kasus baru,” kata Dewi, Minggu (26/7/2020).
BACA JUGA: Jokowi Arahkan Adik Iparnya Mundur dari Pilkada Gunungkidul
Saat ini, sudah ada beberapa nakes yang dinyatakan sembuh dan tak lagi diopname. “Kalau belum sembuh, maka akan dirawat hingga virus dinyatakan negatif,” katanya.
Dinas sudah menyediakan tempat karantina di Wisma Wanagama, Banaran, Kapanewon Playen. “Hingga saat ini ada sembilan orang yang menjalani karantina di sana,” katanya.
Dewi mengatakan tenaga kesehatan menjadi prioritas uji swab karena menjadi garda terdepan penanggulangan Covid-19 dan sangat rawan tertular. “Dulu pakai rapid test, tapi sekarang langsung di-swab,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.
BMKG DIY memperingatkan potensi El Nino 2026 yang memicu musim kemarau lebih kering dan risiko kekeringan ekstrem mulai Juli hingga Oktober.
Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) menyelenggarakan SV Career Days UGM 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM mulai Kamis (21/5/2026)
Gapasdap mengungkap 7 kapal tenggelam di Gilimanuk diduga akibat truk ODOL. Pelanggaran muatan berlebih kini ancam keselamatan pelayaran.
JMS 2026 mempertemukan ratusan media lokal Jawa Tengah untuk menyusun strategi menghadapi disrupsi digital dan tantangan AI.