WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Berdasarkan penghitungan pada dua pekan terakhir yakni 12-24 Juli, positivity rate DIY mengalami kenaikan yakni menjadi sebesar 2,7%. Adapun positivity rate DIY pada periode dua pekan sebelumnya yakni sebesar 1,95%.
Berty menjelaskan kenaikan positivity rate tersebut dimungkinkan karena dalam beberapa minggu terakhir terjadi peningkatan penemuan kasus positif yang cukup signifikan. “Meskipun dari sampel yang diperiksa per hari juga meningkat,” ujarnya.
Kendati demikian menurutnya positivity rate ini masih cukup aman jika mengacu pada standar World Health Organization (WHO) yakni sebesar 5%. “Artinya DIY masih sesuai standar WHO. Karena masifnya swab maka bisa diketahui kasus yang tersembunyi,” katanya.
Rencana 3 Tim Liga 1 Bermarkas di Stadion Sultan Agung Bantul Bikin Waswas
Untuk diketahui positivity rate adalah persentase dari pasien yang memiliki hasil tes positif Covid-19. Adapun cara menghitungnya adalah dengan membagi jumlah total kasus positif dengan tes yang dilakukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Ketahanan keluarga bukan sekadar masalah kokohnya fisik bangunan rumah (house), tetapi lebih pada soal kenyamanan dan interaksi hangat di dalamnya (home)
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.