35 Destinasi Wisata di DIY Dapat Bantuan

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo (kiri) dan Gusti Kanjeng Ratu Hayu (kanan) saat penyerahan bantuan di Kantor Dispar DIY, Senin (27/7/2020).-Harian Jogja - Hafit Yudi Suprobo
27 Juli 2020 21:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 35 destinasi wisata mendapatkan bantuan dari Dinas Pariwisata DIY. Bantuan tersebut terdiri dari sejumlah alat yang mampu mendukung berjalannya protokol pencegahan penularan Covid-19.

Kepala Dispar DIY Singgih Raharjo mengatakan bantuan yang diberikan instansinya tersebut merupakan percontohan agar destinasi wisata lainnya bisa menyesuaikan diri seperti yang sudah dikembangkan Dispar.

“Ada dua macam yang dibantu, ada destinasi wisata ada juga desa wisata. Sampai saat ini yang sudah dibantu ada 35 objek wisata,” ujarnya di Kantor Dispar DIY, Senin (27/7/2020). Pemilihan objek wisata yang mendapatkan bantuan tersebut tersebar dari sejumlah kabupaten maupun kota yang ada di DIY.

Terlebih, objek wisata yang mendapatkan bantuan sendiri dipilih karena berdasarkan hasil analisis yang dilakukan Dispar, objek wisata tersebut dinilai mampu bangkit terlebih dahulu jika dibandingkan dengan objek wisata lainnya.

Bantuan yang diberikan Dispar DIY di antaranya kacamata pengamanan, tempat tidur portabel, sarung tangan kain serta masker kain. Terakhir, alat penyemprot cairang disinfektan. “Bantuan tak terduga sudah dua kali dilakukan, yakni Juni dan Juli,” tutur Singgih.

Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu, yang turut hadir dalam acara penyerahan bantuan dari Dispar DIY kepada sejumlah destinasi wisata tersebut, mengatakan empat objek wisata di Keraton Jogja juga turut serta mendapatkan bantuan.

Kebetulan, empat objek wisata di Keraton menjadi proyek percontohan objek wisata yang ada di DIY. Sebanyak empat objek wisata itu yakni Pagelaran, Keben, Tamansari dan Museum kereta. “Diharapkan akan ada pelajaran dan pembelajaran dari empat destinasi yang ada di Kraton sehingga jika ingin diaplikasikan di objek wisata lain, bisa lebih baik,” ungkapnya.