Ngeyel Buka Lapak di Bahu Jalan, PKL Ditertibkan

Personil Satpol PP Kulonprogo saat menertibkan PKL di sepanjang Jalan Panjatan-Brosot, Kapanewon Panjatan, Senin (27/7/2020). - Ist/Satpol PP.
29 Juli 2020 07:47 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, PANJATAN--Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kulonprogo menggelar operasi non yustisi yang menyasar para Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Panjatan-Brosot, Kapanewon Panjatan, Senin (27/7/2020). Sebanyak tujuh PKL ditertibkan karena menggelar lapak di bahu jalan, beberapa di antaranya sudah pernah diperingatkan sebelumnya namun ngeyel beroperasi di tempat yang tidak semestinya.

"Dalam operasi tersebut kami menertibkan tujuh PKL yang kedapatan menggelar lapak di bahu jalan. Mereka sudah melanggar Peraturan Daerah No 4 tahun 2013 tentang Ketertiban Umum," ujar Kasatpol PP Kulongprogo, Sumiran, kepada awak media Selasa (28/7/2020).

Sumiran mengatakan, para PKL itu tidak dikenakan sanksi ataupun hukuman. Pihaknya hanya menertibkan barang dagangan agar tidak diletakkan di bahu jalan.  Setelah itu pedagang ditegur dan diimbau untuk tidak mengulangi perbuatannya.

"Kami juga minta mereka mencari  lokasi lain yang lebih aman sehingga tidak berpotensi mengganggu ketertiban umum utamanya lalu lintas jalan," ucapnya.

Kasi Pembinaan dan Pengawasan, Satpol PP Kulonprogo, Rokhgiarto, menyayangkan sikap PKL yang masih melanggar aturan. Terlebih saat dilakukan sidak, ditemukan pedagang yang sebelumnya sudah pernah ditertibkan.

"Ada beberapa PKL yang sudah pernah ditegur ada juga yang baru. Kepada mereka kami minta untuk tidak melanggar lagi," ujarnya.