Tingkatkan Kualitas SDM Pelaku UMKM, Ditjen Perbendaharaan DIY Gelar Pelatihan di Kulonprogo

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan DIY Heru Pudyo Nugroho saat memberikan sambutan dalam pelatihan budidaya ayam petelur di Joglo Kaprayitnan, Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan, Rabu (29/7/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara.
30 Juli 2020 11:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kulonprogo terus dilakukan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan DIY. Terbaru jawatan ini menggelar pelatihan budidaya ayam petelur di Joglo Kaprayitnan, Kalurahan Kembang, Kapanewon Nanggulan, Rabu (29/7/2020).

Kegiatan ini diikuti sejumlah peternak ayam dari Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Sejahtera, Kembang. Para peserta diberikan materi tentang peningkatan kesehatan ayam petelur dan manajemen keuangan. Materi itu dibawakan oleh dua narasumber dari Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, yakni Estu Widodo dan Sukamto. Selain itu juga ada materi mengenai optimalisasi peran KUBE di masyarakat yang disampaikan Kepala Dinas Sosial P3A Kulonprogo, Yohanes Irianta.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan DIY Heru Pudyo Nugroho mengatakan kegiatan ini merupakan upaya jawatannya yang bekerjasama dengan Pemkab Kulonprogo untuk memberdayakan pelaku UMKM yang tergabung dalam KUBE. Tujuan utama pelatihan ini yakni bisa mendorong kompetensi SDM KUBE, meningkatkan produktifitas serta pertumbuhan usaha.

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan bisa menunjukkan peningkatan usaha baik dari sisi kualitas maupun kuantitas produksi. Apabila peserta ingin menambah modal untuk produksi tapi masih terganjal akses pembiayaan, pihaknya akan membantu lewat  skema pembiayaan ultra mikro (UMi) yang disediakan oleh Kementerian Keuangan.

UMi sendiri merupakan program tahap lanjutan dari program bantuan sosial menjadi kemandirian usaha yang menyasar usaha mikro yang berada di lapisan terbawah, yang belum bisa difasilitasi perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR)

 "Sehingga para pelaku usaha produktif yang sebagian besar masih menjadi penerima bantuan sosial ini bisa naik kelas, dan kedepannya tak lagi mengakses bantuan sosial sosial tapi malah bisa mengakses pembiayaan yang lebih tinggi baik itu melalui KUR maupun UMi," kata Heru, saat ditemui awak media di sela-sela pelatihan, Rabu siang.

Heru mengatakan kegiatan ini bukan kali pertama dilakukan jawatannya. Sebelumnya, Kanwil Ditjen Perbendaharaan DIY telah menggelar pelatihan yang menyasar para perajin batik di Kapanewon Lendah, Juni lalu.

"Upaya seperti ini akan kami lakukan secara berkesinambungan dalam rangka membantu mengatasi persoalan kemiskinan di Kabupaten Kulonprogo melalui pemberdayaan masyarakat yang melakukan usaha produktif di level UMKM," ujarnya.

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Kulonprogo, Bambang Sutrisno mengapresiasi Kanwil Ditjen Perbendaharaan DIY karena telah menggelar pelatihan ini. Hal ini menurutnya sangat membantu Pemkab Kulonprogo dalam upaya mengentaskan kemiskinan di Bumi Menoreh. Diharapkan lewat pelatihan ini, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya anggota KUBE di Kulonprogo.