Hari Ini Bertambah 12 Pasien Baru Corona di DIY, Ini Datanya

Ilustrasi. - Freepik
04 Agustus 2020 16:37 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY mengumumkan penambahan pasien baru Covid-19 sebanyak 12 kasus pada Selasa (4/8/2020).

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pemda DIY Berty Murtiningsih menyatakan, hasil pemeriksaan laboratorium dan terkonfirmasi positif pada Selasa (4/8/2020) sebanyak 12 kasus positif.

"Sehingga total kasus positif Covid-19 di DIY menjadi sebanyak 784 kasus," kata Berty, Selasa.

Rinciannya Kasus 778, laki laki, 56 tahun Gunungkidul riwayat hasil skrining karyawan kesehatan; Kasus 779, laki laki, 48 tahun, Gunungkidul dengan riwayat kontak kasus 588; Kasus 780, perempuan, 8 tahun Gunungkidul dengan riwayat kontak kasus 607; Kasus 781, perempuan, 49 tahun, Kulonprogo dengan riwayat kontak kasus 710; Kasus 782, perempuan, 27 tahun, Kulonprogo dengan riwayat kontak kasus 710); Kasus 783, prempuan, 52 tahun, Kota Jogja dengan riwayat kontak kasus 617.

Selain itu Kasus 784, laki-laki, 48 tahun, Kota Jogja dengan riwayat kontak kasus 617, Kasus 785, laki laki, 14 tahun, Kota Jogja dengan riwayat kontak kasus 617; Kasus 786, laki-laki, 6 tahun warga Sleman dengan riwayat kontak kasus 589; Kasus 787 laki-laki, 8 tahun, Sleman riwayat kontak kasus 589; Kasus 788, perempuan, 36 tahun, Sleman dengan riwayat kontak kasus 589; serta Kasus 789 laki-laki, 39 tahun, Kulonprogo dengan riwayat pelaku perjalanan dari Papua.

Distribusi kasus berdasarkan domisili :

1. Kota Yogyakarta: 3 kasus

2. Kabupaten Bantul: 0 kasus

3. Kabupaten Kulonprogo: 3 kasus

4. Kabupaten Gunungkidul: 3 kasus

5. Kabupaten Sleman: 3 kasus

Sedangkan distribusi kasus berdasarkan riwayat:
1. Skrining karyawan kesehatan: 1 kasus

2. Kontak tracing kasus: 10 kasus

3. Perjalanan luar daerah: 1 kasus

Selain itu juga dilaporkan jumlah kasus sembuh sebanyak 14 kasus. Sehingga total kasus sembuh menjadi sebanyak 448 kasus.
"Distribusi kasus [sembuh] berdasarkan domisili Kota Yogyakarta nol kasus, Bantul 11 kasus, Kulonprogo satu kasus, Gunungkidul nol kasus dan Sleman dua kasus," kata dia. Pemeriksaan ini berdasarkan sampel diperiksa sebanyak 455 sampel, dan Jumlah orang diperiksa sebanyak 394 orang.