38 Jembatan di Gunungkidul Rusak, Pemkab Lakukan Perbaikan Bertahap
Sebanyak 38 jembatan di Gunungkidul mulai rusak ringan hingga sedang. Pemkab pastikan masih aman dan lakukan perbaikan bertahap.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- BPBD Gunungkidul mendata jumlah wilayah terdampak kekeringan terus bertambah. Total hingga sekarang ada delapan kapanewon yang melaporkan mengalami kekeringan.
Delapan wilayah ini meliputi Kapanewon Girisubo, Tepus, Rongkop, Saptosari, Semanu, Tanjungsari, Paliyan dan Purwosari. Total ada 262 dusun yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Baca juga: Temui Bupati Bantul, 3 Tim Liga 1 Diizinkan Berkandang di Stadion Sultan Agung
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, jumlah warga terdampak kekeringan terus bertambah. Di awal kemarau hanya ada empat kapanewon yang melaporkan, namun sekarang sudah bertambah delapan kapanewon yang mulai kesulitan air bersih.
“Jumlahnya masih bisa bertambah. Untuk sekarang sudah ada 262 dusun yang melaporkan kekeringan,” kata Edy kepada wartawan, Selasa (4/8/2020).
Baca juga: Ditangkap di Sleman, Sejumlah Orang Iklankan Layanan Jasa Penggandaan Uang di Medsos
Meski jumlah terdampak kekeringan semakin meluas, namun belum semua kapanewon meminta bantuan air bersih. Pasalnya, hingga sekarang baru Kapanewon Semanu, Rongkop, Girisubo dan Purwosari yang meminta bantuan.
“Kalau sudah meminta, maka akan kami berikan bantuan. Untuk sementara penyaluran air bersih difokuskan di empat kapanewon,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 38 jembatan di Gunungkidul mulai rusak ringan hingga sedang. Pemkab pastikan masih aman dan lakukan perbaikan bertahap.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.
5 peluang kerja freelance bergaji dolar yang bisa dikerjakan dari rumah, mulai content writer hingga desainer grafis.
Janice Tjen hadapi Caijsa Wilda Hennemann di babak pertama WTA 250 Rabat 2026 dengan status unggulan pertama turnamen.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.