Kekeringan Makin Meluas, 8 Kecamatan di Gunungkidul Laporkan Sulit Air

Ilustrasi. - Freepik
05 Agustus 2020 08:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- BPBD Gunungkidul mendata jumlah wilayah terdampak kekeringan terus bertambah. Total hingga sekarang ada delapan kapanewon yang melaporkan mengalami kekeringan.

Delapan wilayah ini meliputi Kapanewon Girisubo, Tepus, Rongkop, Saptosari, Semanu, Tanjungsari, Paliyan dan Purwosari. Total ada 262 dusun yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Baca juga: Temui Bupati Bantul, 3 Tim Liga 1 Diizinkan Berkandang di Stadion Sultan Agung

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, jumlah warga terdampak kekeringan terus bertambah. Di awal kemarau hanya ada empat kapanewon yang melaporkan, namun sekarang sudah bertambah delapan kapanewon yang mulai kesulitan air bersih.

“Jumlahnya masih bisa bertambah. Untuk sekarang sudah ada 262 dusun yang melaporkan kekeringan,” kata Edy kepada wartawan, Selasa (4/8/2020).

Baca juga: Ditangkap di Sleman, Sejumlah Orang Iklankan Layanan Jasa Penggandaan Uang di Medsos

Meski jumlah terdampak kekeringan semakin meluas, namun belum semua kapanewon meminta bantuan air bersih. Pasalnya, hingga sekarang baru Kapanewon Semanu, Rongkop, Girisubo dan Purwosari yang meminta bantuan.

“Kalau sudah meminta, maka akan kami berikan bantuan. Untuk sementara penyaluran air bersih difokuskan di empat kapanewon,” katanya.