Pilkada Gunungkidul: Golkar Masih Tunggu Rekomendasi

Pengurus DPD Partai Golkar Gunungkidul berfoto bersama di kantor DPD Golkar Gunungkidul, Minggu (2/2/2020). - Harian Jogja/Muhammad Nadhir Attamimi
05 Agustus 2020 07:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – DPD Golkar Gunungkidul siap mengusung Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Mayor Sunaryanto-Heri Susanto dalam pilkada tahun ini. Meski demikian, untuk kepastian pencalonan masih menunggu restu dari DPP.

Sekretaris DPD Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan, partainya masih menunggu rekomendasi dari DPP berkaitan dengan calon yang diusung di pilkada. Hanya saja, untuk pencalonan sudah mengerucut kepada pasangan Mayor Sunaryanto-Heri Susanto. “Kita tinggal nunggu rekomendasi. Yang jelas, kami sudah menyiapkan calon yang akan diusung,” kata Heri, Selasa (4/8/2020).

Baca juga: Bank BPD DIY Dukung Pembangunan di Bantul

Dia menjelaskan, untuk mengusung calon, partai Golkar tidak bisa sendirian karena jumlah kursi di DPRD Gunungkidul belum memenuhi syarat untuk mengusung calon sendiri. Oleh karenanya, untuk pilkada sudah ada kesepakatan bersama dengan PKB guna mengusung calon bersama. “Sudah ada kesepakatan berkoalisi yang ditandatangani secara resmi oleh masing-masing pengurus,” katanya.

Hingga saat ini sudah ada dua bapaslon yang hampir dipastikan maju di pilkada. Pasangan pertama merupakan duet Bambang Wisnu Handoyo dengan Benyamin Sudarmadi yang diusung oleh PDI Perjuangan. Sedangkan pasangan kedua adalah bapaslon Sutrisna Wibawa dengan Mahmud Ardi Widanto. Rencananya pasangan ini diusung oleh PKS, PAN dan Demokrat.

Baca juga: Akan Dipugar, Pasar Godean Dirancang Jadi Ikon Baru Sleman

“Kami masih menunggu rekomendasi dari Gerindra. Kalau turun, maka pasangan Sutrisna-Ardi akan diusung empat partai sekaligus,” kata Sekretaris DPD PAN Gunungkidul, Anwarudin.

Menurut dia, partainya bersama dengan koalisi solid untuk pemenangan pasangan Sutrisna-Ardi di pilkada yang berlangsung di akhir tahun ini. “Kita sudah siap dan untuk PAN sedang mengincar kemenangan keempat secara beruntun,” katanya.

Kondisi berbeda diperlihatkan oleh DPD Nasdem Gunungkidul. Pasalnya, meski bisa mengusung calon sendiri, namun hingga sekarang belum menentukan siapa yang diusung sebagai calon. Pasca-mundurnya Ipar Presiden Jokowi, Wahyu Purwanto, partai ini masih mencari tokoh potensial yang akan diusung. Kabar terakhir Nasdem melirik Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi sebagai calon di pilkada.

Sekretaris DPW Nasdem Gunungkidul, Suharno tidak menampik apabila partainya berpeluang mengusung Immawan Wahyudi sebagai calon. Meski demikian, keputusan tersebut sangat bergantung dengan keputusan dari DPP. “Peluang itu ada, apalagi Pak Im [Immawan Wahyudi] juga sebagai petahana dan memiliki popularitas yang tinggi, tapi keputusan tetap berada di DPP,” katanya.