Menakut-nakuti Korban dengan Ular, Pelaku Rampas Sepeda Motor Warga di Kotagede

Ilustrasi perampokan dan perampasan. - Harian Jogja
06 Agustus 2020 19:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Aksi perampasan motor terjadi Jalan Nyi Wiji Ajiso, Kotagede, Jogja pada Selasa (5/8/2020) lalu. Modus dari pelaku terbilang tidak biasa. Pasalnya, pelaku sebelumnya menakut-nakuti korban dengan menyatakan jika di kendaraan korban terdapat seekor ular.

Perwira Unit Reskrim Polsek Kotagede Inspektur Dua Arciana mengatakan jika korban bernama Retnowati, 24, warga Kotagede, Jogja. Korban sendiri terpaksa harus kehilangan motornya merek Honda Beat bernopol AB 4689 BH.

"Polisi masih melakukan penyelidikan. Semoga dalam waktu dekat pelaku bisa kami tangkap. Namun, modus pelaku termasuk baru yakni dengan menakut-nakuti korbannya dengan ular," ungkap Perwira Unit Reskrim Polsek Kotagede Inspektur Dua Arciana, Kamis (6/8/2020).

Adapun, saat perampasan motor terjadi, bermula saat korban diikuti oleh sejumlah orang yang menggunakan sepeda motor dari Kelurahan Rejowinangun, Kotagede usai pulang dari tempatnya bekerja. Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni di Jalan Nyi Wiji Ajisoro, korban diberitahu pelaku jika ada seekor ular di sepeda motornya.

"Sontak korban turun dari kendaraannya karena ketakutan. Pasca turun dari sepeda motornya, motor korban langsung dirampas oleh pelaku. Tidak hanya merampas, pelaku juga memberikan bogem mentah kepada korban hingga terjatuh," jelasnya.

Tidak hanya motor yang dibawa lari, pelaku juga menggondol tas korban beserta isinya. Setelah berhasil menguasai barang korban, pelaku langsung kabur entah kemana.

"Korban langsung melaporkan aksi perampasan yang dideritanya kepada Polsek Kotagede. Pelaku diperkirakan berjumlah empat orang dengan menggunakan dua motor. Korban sendiri menderita sekitar Rp11 juta. Tas korban berisikan berisi barang belanja, uang tunai dan handphone," ungkapnya.

Penyidik, lanjut Arciana, hingga saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Polisi masih berupaya untuk mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan barang bukti dj lapangan.