Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Talkshow Jogja Bangkit Jogja Bisa, Jumat (7/8/2020)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY telah memperpanjang masa tanggap darurat Covid-19 sampai 31 Agustus mendatang. Meski demikian, bukan berarti aktivitas ekonomi masyarakat tidak diperbolehkan. Perekonomian justru didorong agar lebih bergairah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menuturkan pemulihan ekonomi sangat penting karena DIY sudah mengalami kontraksi cukup hebat. “Pemerintah harus menjadi motor penggerak. Hanya dana pemerintah yang bisa segera direalisasikan,” ujarnya dalam talkshow Jogja Bangkit Jogja Bisa bersama Harian Jogja, Jumat (7/8/2020).
Pemda DIY mendorong pemkab dan pemkot membelanjakan anggarannya dalam APBD Perubahan 2020 meski tinggal empat bulan. Hal ini berfungsi untuk memicu berbagai aktivitas ekonomi di masyarakat.
Di sektor riil, Pemda DIY juga menggerakkan pariwisata sebagai pendorong pemulihan ekonomi karena pariwisata memiliki multiplier effect, seperti pada bidang transportasi, kuliner, suvenir, akomodasi, dan lainnya.
Saat libur Iduladha, tingkat okupansi hotel di DIY sudah cukup tinggi, terutama hotel berbintang tiga ke atas. Ini tentu kabar baik bagi pariwisata. Namun, kedatangan wisatawan tersebut perlu dibarengi dengan disiplin penerapan protokol kesehatan.
“Semisal ada yang positif, akan menjadi berita buruk dan menyebabkan orang takut datang ke Jogja. Pengelola wisata harus menjalankan SOP protokol kesehatan. Kalau tidak dipatuhi ancamannya bisa ditutup sementara,” ungkapnya.
Kesehatan dan ekonomi kata dia, harus digerakkan bersamaan. Pada sisi kesehatan, Pemda DIY telah melakukan tes swab massal sampai pernah menemukan 67 kasus positif dalam sehari. Dikikisnya gunung es dan ditanganinya dengan baik Covid-19, diharapkan dapat menjadi modal dasar dalam menggerakkan perekonomian.
Direktur Utama Bank BPD DIY, Santosa Rohmad, mengatakan minusnya pertumbuhan ekonomi DIY tidak harus dilihat secara pesimistis. Perekonomian DIY, kata dia, ditopang oleh ekonomi kreatif dan usaha mikro kecil menengah (UMKM). “Mulai Juli ada geliat. Kredit tumbuh. Artinya ada aktivitas ekonomi yang layak kita biayai,” kata dia.
BPD DIY mendukung semua sektor ekonomi yang mulai tumbuh dengan sejumlah program yang menyesuaikan dengan kondisi, seperti kredit mikro bunga bersaing hingga Rp50 juta. Untuk mengakses program ini, masyarakat bisa berkonsultasi melalui kantor BPD DIY yang ada di setiap kecamatan maupun di kanal online.
Di samping itu, BPD DIY juga mendorong penggunaan uang nontunai dalam setiap transaksi, termasuk pada perekonomian kerakyatan seperti pasar, penjual sayur keliling, dan lainnya. “Tantangannya kalau dulu rencananya bertahap, waktu itu target kelas menengah ke atas. Sekarang semua masyarakat harus turut diedukasi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 5 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan, terdiri dari 12 rute YIA-Tugu dan 12 rute Tugu-YIA.
Pernikahan di Bantul menurun sejak 2023 hingga 2026. Pendidikan, karier, ekonomi dan pandangan soal rumah tangga menjadi pertimbangan.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Senin 5Oktober 2026, tersedia ke 5 tujuan. Cek jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Joshua Zirkzee mencetak gol penentu kemenangan Belanda 2-1 atas Serbia pada UEFA Nations League di Phillip Stadion, Eindhoven.
Undip dan ITS meraih total empat gelar juara KMHE 2026 di Unej. Simak daftar lengkap pemenang delapan kelas kompetisi.