Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Bupati Bantul Suharsono (kedua dari kanan) saat menikmati salah satu menu makanan di Pusat Luliner Pasar Bantul Lantai II, Jumat (14/8/2020)-Harian Jogja/Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL-Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Perdagangan kembali menghidupkan lantai II dan III Pasar Bantul yang sudah lama mangkrak menjadi pusat kuliner dan Co Working. Perubahan wajah baru lantai II dan III pasar tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Bantul Suharsono dan Direktur Utama Bank BPD DIY, Santoso Rahmad, Jumat (14/8/2020).
Meski baru diresmikan pusat kuliner ini sudah buka sejak beberapa hari lalu dari mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB. Sejumlah menu yang dapat dinikmati di pusat kuliner tersebut di antaranya adalah empek-empek, sop empal, bakmi jawa, sate kambing, aneka es, milan roti, lontong tuyuhan, sate taichan, seblak, lesehan sambel welut, hingga kafe dengan varian kopi sesuai selera.
Kepala Dinas Perdagangan Bantul, Sukrisna Dwi Susanta mengatakan pemanfaatan kios di lantai II dan III Pasar Bantul menjadi pusat kuliner dengan konsep Foodcourt dan Co Working Space yang bertema Bantul Collaboratif Launge (BCL) adalah sebuah ruang kerja yang menawarkan tempat untuk usaha. Ruang tersebut menjadi kalaborasi antara pelaku wiraswasta dan pelaku usaha kecil menengah (UKM).
Saat ini sudah ada 22 kios kuliner di lantai II yang sudah aktif berjualan yang sebelumnya tidak termanfaatkan, “Penataan kios kuliner lantai II dan BCL di lantai III Pasar Bantul ini bagian dari upaya kami dalam menangani kios mangkrak di pasar rakyat,” kata Sukrisna, disela-sela peresmian pusat kuliner dan BCL.
Sukrisna berharap adanya adanya pusat kuliner di Pasar Bantul dapat meningkatkan pendapatan masyarakat teruama di tengah pandemi Coronavirus Disease (Covid-19). Selain itu juga diharapkan wilayah jantung kota di Bantul tersebut lebih menarik lagi bagi wisatawan. Pada akhirnya juga akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Dinas Perdagangan juga memberi nama khusus pada pusat kuliner di Pasar Bantul tersebut, “Pusat kuliner ini kami beri nama Kemangi dengan harapanagar Kuliner Pasar Mbantul Ngangeni”. Sementara untuk operasional pusat kuliner dan Co Working tersebut dimulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.
Bupati Bantul Suharsono berharap keberadaan pusat kuliner Pasar Bantul dan BCL akan menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat untuk datang berbelanja di Pasar Bantul, sehingga nantinya menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kualitas kesejahteraan para pedagangnya serta dapat menjadi salah satu destinasi ikonik.
“Terlebih posisi Pasar Bantul yang berada di jantung kota yang merupakan jalur utama menuju bandara, tentunya menjadi harapan besar kami bahwa tempat ini akan menjadi pusat kuliner yang mengesankan bagi masyarakat luas yang melintas,” kata Suharsono.
Suharsono meminta kepada semua pihak agar turut membantu mempromosikan dan menyebarluaskan keberadaan pusat kuliner Pasar Bantul dan juga bantul collaborative lounge, baik melalui komunikasi langsung, dengan media sosial, maupun dengan media promosi lainnya sehingga dapat di ketahui oleh masyarakat luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.