Kehancuran Ekologi RI di Balik Transisi Energi Disuarakan di COP30
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Kasus Covid-19 di Sleman hingga Kamis (13/8/2020) telah mencapai sebanyak 352 kasus secara akumulatif.
Pada Kamis tercatat penambahan sebanyak tujuh kasus baru Covid-19 di Sleman. Merujuk laman resmi penanganan Covid-19 Pemda DIY https://corona.jogjaprov.go.id/, penambahan tujuh pasien baru itu antara lain dari Godean, Berbah, Gamping, Minggir dan Tempel.
Dengan penambahan itu maka total kasus positif Covid-19 di wilayah ini tercatat sebanyak 352. Sebanyak 212 di antaranya telah sembuh, 10 meninggal dunia san sisanya sebanyak 130 masih menjalani perawatan.
BACA JUGA: Corona di DIY Terus Meningkat, Kota Jogja Belum Punya Shelter Penampung OTG
Di Kecamatan Godean pada Kamis tercatat penambahan terbanyak yakni tiga kasus baru. Yakni Kasus 906, Kasus 909 dan Kasus 913.
Sementara itu Kecamatan Depok tercatat menjadi wilayah paling banyak ditemukan kasus positif Covid-19 di Sleman sampai hari ini. Yakni sebanyak 68 kasus secara akumulatif.
Disusul Kecamatan Ngaglik 55 kasus, Gamping 37 kasus dan Godean 25 kasus. Sedangkan kecamatan yang paling sedikit ditemukan kasus positif Covid-19 di Sleman yakni Kecamatan Cangkringan yakni hanya tiga kasus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Eks Wamenaker Immanuel Ebenezer divonis 4,5 tahun penjara dalam kasus gratifikasi Rp3,43 miliar terkait sertifikat K3.
Wuling Eksion mencatat 1.500 pemesanan sejak April 2026. Varian listrik murni mendominasi minat konsumen di Indonesia.
IHSG sempat turun hingga 4%, namun BEI menegaskan fundamental pasar kuat dengan pertumbuhan laba emiten mencapai 30%.
KPK mengungkap kasus pemerasan di Imigrasi berawal dari penyelidikan RPTKA 2025. Silmy Karim dan sejumlah pejabat jadi tersangka.
Kelulusan SMP Gunungkidul 2026 mencatat 7.935 siswa lulus. Delapan siswa tidak lulus karena mengundurkan diri sebelum ujian.