Buntut Serangan Ransomware, Jokowi Minta BPKP Audit Tata Kelola Pusat Data Nasional
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sleman masih terus menyelidiki benda mencurigakan yang ditemukan di salah satu loker Masjid Al-Mujahidin Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Selasa (11/8/2020) lalu. Polisi menyebut penyelidikan masih membutuhkan waktu lama, terutama untuk membuka rekaman sejumlah kamera pengawas.
"Beberapa CCTV ada yang hidup, ada yang mati, itu jadi troubel kita juga. Kita petakan semua CCTV semua wilayah TKP, jadi butuh waktu lama karena kita perlu pelajari semua," kata Kepala Satreskrim Polres Sleman, AKP Deni Irwansyah pada Jumat (14/8/2020).
Kampus UNY Selasa siang sempat digegerkan dengan penemuan sejumlah benda yang dicurigai sebagai bom rakitan di salah satu loker nomor 108 di Masjid Al-Mujahidin UNY.
Benda mencurigakan yang diduga sebagai bom rakitan itu terbungkus tas hitam berisi rangkaian kabel, jam, amplop, kotak rokok, dan sebuah kertas yang bertuliskan ancaman “BOM! BILA TERIAK... MELAWAN MELEDAK BERSAMA...”
Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir tidak ada penemuan benda mencurigakan lainnya di wilayah itu. Saat ini, pemeriksaan keempat saksi masih dilakukan Polsek Bulaksumur, Depok, Sleman. Pihaknya juga terus berkoodinasi dengan pihak kampus terkait penyelidikan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.
Kesbangpol DIY menyelenggarakan pendidikan politik perempuan di Wates, Kabupaten Kulonprogo, Rabu (13/5/2026). Pendidikan ini ditujukan untuk mendorong kaum Haw
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Komet C/2025 R3 PANSTARRS muncul di 2026 dan tak kembali selama 170.000 tahun. Fenomena langka yang simpan sejarah Tata Surya.