Sejumlah CCTV Tak Berfungsi Sulitkan Penyelidikan Benda Diduga Bom di UNY

Ilustrasi. - Freepik
14 Agustus 2020 16:07 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sleman masih terus menyelidiki benda mencurigakan yang ditemukan di salah satu loker Masjid Al-Mujahidin Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada Selasa (11/8/2020) lalu. Polisi menyebut penyelidikan masih membutuhkan waktu lama, terutama untuk membuka rekaman sejumlah kamera pengawas.

"Beberapa CCTV ada yang hidup, ada yang mati, itu jadi troubel kita juga. Kita petakan semua CCTV semua wilayah TKP, jadi butuh waktu lama karena kita perlu pelajari semua," kata Kepala Satreskrim Polres Sleman, AKP Deni Irwansyah pada Jumat (14/8/2020).

Kampus UNY Selasa siang sempat digegerkan dengan penemuan sejumlah benda yang dicurigai sebagai bom rakitan di salah satu loker nomor 108 di Masjid Al-Mujahidin UNY.

Benda mencurigakan yang diduga sebagai bom rakitan itu terbungkus tas hitam berisi rangkaian kabel, jam, amplop, kotak rokok, dan sebuah kertas yang bertuliskan ancaman “BOM! BILA TERIAK... MELAWAN MELEDAK BERSAMA...”

Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir tidak ada penemuan benda mencurigakan lainnya di wilayah itu. Saat ini, pemeriksaan keempat saksi masih dilakukan Polsek Bulaksumur, Depok, Sleman. Pihaknya juga terus berkoodinasi dengan pihak kampus terkait penyelidikan ini.