Jasad Pemancing yang Terseret Ombak Wediombo Ditemukan Sejauh 1 Kilometer

Tim pencarian gabungan saat mengevakuasi jasad pemancing yang hilang di Pantai Wediombo. Jumat (14/8/2020). - Istimewa SAR Satlinmas Wilayah I DIY
14 Agustus 2020 10:27 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Pencarian hari ketiga pemancing yang terseret ombak di Pantai Wediombo, Kalurahan Jepitu, Girisubo membuahkan hasil. Jasad Subardi, warga Kapanewon Nglipar ditemukan mengambang sejauh satu kilometer dari titik lokasi pertama hilang.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I DIY, Sunu Handoko mengatakan, hari ketiga pencarian korban hilang dimulai pada pukul 05.00 WIB. Tim gabungan dibagi dalam tiga regu dengan lokasi penyisiran difokuskan di area daratan.

Tim kesatu difokuskan untuk pencarian ke arah barat hingga mencapai kawasan Panta Watulumbung. Tim kedua dilakukan di kawasan Pantai Wediombo dan di sekitar lokasi korban hilang. Sedangkan tim ketiga difokuskan mencari ke arah timur hingga Pantai Jungwok.

“Setelah beberapa jam pencarian, tepatnya sekitar pukul 07.10 WIB, tim pertama [fokus pencarian ke arah barat] dari atas tebing melihat benda terapung di batu Karang Momang,” katanya kepada wartawan, Jumat (14/8/2020).

Baca Juga: Kabar Virus Corona Menyebar Lewat Makanan Beku di China, Ini Kata WHO..

Menurut Sunu laporan ini pun ditindaklanjuti dengan menerjunkan tim laut untuk mengecek ke lokasi penemuan. Adapun hasilnya ditemukan korban pemancing yang hilang terseret sekitar satu kilometer dari lokasi pertama kali hilang.

Untuk evakuasi, dia mengakui sempat terkendala karena kuatnya arus sehingga pengangkatan agak sulit karena sangat dekat dengan batu karang. “Kita harus hati-hati agar kapal tidak menabrak karang. Kami bersyukur korban bisa dievakuasi dan dibawa ke RSUD Wonosari,” kata Sunu.

Ditemukannya jasad korban maka operasi pencarian dinyatakan ditutup. Sunu berterima kasih kepada seluruh pihak yang membantu dalam upaya pencarian. “Kami tidak sendiri karena banyak pihak maupun relawan yang membantu sehingga korban dapat ditemukan, meski dalam kondisi meninggal dunia,” katanya.

Baca Juga: Diterjang Corona, Proyek Kawasan Penopang YIA Terpaksa Dihentikan

Dia pun berharap kepada seluruh pengunjung untuk lebih berhati-hati dan tidak bermain di area berbahaya guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan. “Kami terus mengingatkan, tapi untuk keselamatan juga butuh peran dan partisipasi dari pengunjung,” katanya.

Untuk diketahui, Subardi dinyatakan hilang pada Rabu (12/8/2020) pagi. Ia terseret ombak besar saat memancing di Pantai Wediombo. Pada saat terseret ombak, keluarga menyaksikan karena ikut bertamasya ke kawasan tersebut.