Gudang Mebel di Bantul Terbakar, Kerugian Rp10 Miliar

Sejumlah petugas pemadam kebakaram dari BPBD Bantul sedang memadamkan sisa api kebakaran pada Sabtu malam di gudang mebel milik PT. CAFE MAN (PT. HUCHISION 3 Indonesia) di Dusun Glondong RT03, Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Minggu (6/8/2020) pagi. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
16 Agustus 2020 10:28 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Gudang mebel milik PT. Cafe MAN atau PT. Huchision 3 Indonesia di Dusun Glondong RT03, Desa Tirtinormolo, Kecamatan Kasihan, terbakar ada Sabtu (15/8/2020) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran perusahaan milik Jefri Tanuwijaya tersebut, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp10 miliar.

Kapolsek Kasihan, Kompol Anton Nugroho mengatakan kebakaran gudang mebel terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu saksi Mulyono yang merupakan satpam PT. Cafe MAN sedang duduk di depan pintu gerbang gudang, kemudian datang seseorang mengendarai sepeda motor yang memberitahukan bahwa gudang bagian belakang atau sisi barat gudang terbakar.

Baca juga: Gudang Pertanian di China Meledak Tewaskan 2 Orang

Mulyono langsung berlari melihat gudang belakang dan melihat kobaran api sudah membesar. Mulyono sempat panik dan langsung menemui Tuminah salah satu pekerja di PT Cafe Man tersebut yang lokasinya tidak jauh dari gudang, "Setelah saksi kembali ke gudang, gudang mebel sudah hampir semua terbakar," kata Anton, saat dihubungi Minggu (16/8/2020).

Anton belum mengetahui penyebab pasti kebakatan tersebut. Namun berdasarkan fakta-fakta di lokasi kejadian, kata Anton, kebakaran berasal dari api yang membakar tumpukan kayu. Ia menduga penyebab kebakaran dari hubungan arus pendek listrik atau korsleting. Dari korsleting itu menyambar tumpukan kayu.

Baca juga: Jalan Tikus Perbatasan Indonesia-Malaysia Dipantau Ketat

"Api cepat membesar karena bahan di dalam gudang mudah terbakar. Di dalam gudang itu merupakan mebel kayu ekspor kayu kering dan juga ada bahan mudah terbakar seperti tiner [cairan untuk mencampur cat]," kata Anton.

Manajer Pusat Pengendalian Operasional Badan Penangguangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Aka Luk Luk mengatakan kerusakan akibat terbakarnya gudang seluas sekitar 1.000 meter persegi beserta isi di dalam gudang mencapai 90%. "Estimasi kerugian mencapai Rp10 miliar" kata Aka.

Untuk memadamkan api pihaknya mengerahkan sebanyak tujuh unit kendaraan pemadam kebakaran dan satu unit tangki air. Selain itu Pemadam Kebakatan Kota Jogja juga ikut membantu dengan mendatangkan dua unit kendaraan damkar, bahkan kendaraan damkar milik PT. Madukismo dan UGM juga dikerahkan.

Pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran, namun dugaan sementata korsleting. Sementara itu, Mulyon saat ditemui di lokasi kebakaran ada Minggu pagi masih syok dan belum bisa memberikan keterangan dalam peristiwa kebakatan tersebut, "Mohon maaf belum bisa memberikan keterangan," katanya.

Pantauan Harian Jogja pada Minggu pagi, terlihat sejumlah personel pemadam kebakaran dari BPBD Bantul masih berjibaku memadamkan sisa sisa api yang masih menyala, terutama dibagian tumpukan kardus dan kayu. Di depan gudang tepatnya di Jalan Bantul terlihat masyarakat berkerumun menyaksikan proses pemadaman di gudang mebel tersebut.