Pemkab Gunungkidul Bangun 90 Kios Rp783 Juta untuk Perluasan Taman Kuliner Wonosari
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Foto ilustrasi: Wisatawan bermain dan berenang di Pantai Parangtritis, Bantul. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Penerapan protokol kesehatan di kawasan wisata belum benar-benar terlaksana dengan baik. Sebab masih banyak pengunjung yang terjaring operasi masker yang dilakasanakan oleh anggota SAR Satlinmas, Minggu (16/8/2020).
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah 1 DIY, Sunu Handoko mengatakan, sesuai instruksi dari Satpol DIY, tim SAR melakukan operasi masker bagi pengunjung. Di wilayah 1 membawahi kawasan pantai mulai dari Sadeng di Kapanewon Girisubo hingga Gesing di Kapanewon Tepus. Adapun hasilnya ditemukan sekitar 90 pengunjung yang tidak memakai masker saat bermain di kawasan pantai.
"Operasi masker merupakan kegiatan rutin," kata Sunu, Minggu.
Baca Juga: Tambah 33 Orang, Kasus Positif Corona DIY Tembus Angka Seribu
Menurut dia, meski melanggar pengunjung tidak dikenakan sanksi. Sebab, pengunjung hanya didata serta diminta membuat surat pernyataaan mau menggunakan masker.
"Kita ikuti instruksi karena memang untuk yang melanggar hanya diminta membuat surat pernyataan," katanya.
Dijelaskannya, di dalam operasi ini sebenarnya para pelanggar juga membawa masker. Hanya saja dilepas disimpan di dalam saku atau tas, tapi ada juga yang dijadikan kalung dileher. "Paling banyak dari luar DIY. Saat dicopot, kami langsung meminta memakai kembali dengan benar," katanya.
Baca Juga: Deklarasi Bakal Calon Bupati Bantul, Hamdan Handoko Mengklaim Didukung Parpol Poros Tengah
Kondisi yang sama juga terlihat di SAR Satlinmas Wilayah 2 yang membawahi pantai dari Poktunggal hingga pantai yang berbatasan dengan wilayah Bantul. Total dalam razia masker yang berlangsung sepanjang Minggu ada 110 wisatawan yang yerjaring operasi masker. "Memang masih ada yang belum patuh dengan protokol kesehatan di kawasan wisata," kata Marjono.
Dia pun berharap kepada pengunjung mau menaati protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran Covid-19. "Mari bersama-sama lawan penyebaran Corona. Kami akan terus membantu pemerintah dalam upaya menegakkan disiplin tentang protokol kesehatan di kawasan wisata pantai," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
UGM memperkuat SDM keanekaragaman hayati melalui PKKH, program profesi pertama di Indonesia dan Asia untuk menghadapi degradasi biodiversitas.
Rumah warga kurang mampu di Sumberlawang Sragen ambruk. Nenek 75 tahun terluka dan rumahnya mengalami kerugian sekitar Rp50 juta.
Stasiun Lempuyangan Jogja bakal khusus penumpang. Angkutan barang dipindah ke Brambanan, dengan akses lokal, KRL, dan jarak jauh dipisahkan.
Mural di Patangpuluhan Jogja menjadi ruang kreativitas anak muda untuk menyuarakan isu lingkungan, budaya, sosial, hingga ekonomi kreatif.
BBMKG memperingatkan potensi air laut pasang di Bali pada 26-30 September 2026. Warga pesisir diminta waspada terhadap dampaknya.