Dikerjakan Awal Tahun Depan, Ini 3 Tahapan Pembangunan Tol Jogja-Solo

Petugas sedang membuat peta pengukuran area terdampak pembangunan jalan tol di Kadirejo II Purwomartani, Selasa (18/8 - 2020)./Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
20 Agustus 2020 18:57 WIB Newswire Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah mulai mempersiapkan rencana pembangunan tol Jogja-Solo.

Pembangunan tol Jogja-Solo akan dilakukan melalui tiga tahap, yang dimulai dari wilayah Solo-Purwomartani, Sleman, DI Yogyakarta.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Tol Jogja-Solo Wijayanto menjelaskan bahwa mulai September mendatang verifikasi dan identifikasi tanah diharapkan bisa selesai.

BACA JUGA: Corona di Jogja Melejit Lagi, Sehari 48 Orang Dilaporkan Terinfeksi

Dengan begitu, pada November-Desember bisa segera dilakukan pembayaran.

"Jadi jika proses pengadaan tanahnya tidak mendapat hambatan selama September-Oktober, pada bulan November-Desember bisa dilakukan pembayaran," kata Wijayanto kepada wartawan, Kamis (20/8/2020).

Wijayanto mengungkapkan, jika pada 2020 pengadaan tanah dan pembayaran selesai, pembangunan tol trase Jogja-Solo dimulai pada awal 2021.

"Harapannya awal tahun 2021 bisa dimulai pembangunannya. Namun dengan catatan, saat pengadaan tanah, tidak ada hambatan yang berarti," terang dia.

Konsorsium Pembangun Jalan Tol Jogja-Solo Pristiwahyono menyebut bahwa ada tiga seksi atau tahapan dalam pembangunan jalan bebas hambatan sepanjang 96 kilometer ini.

Nantinya pembangunan dimulai dari wilayah DIY terlebih dahulu.

"Ada tiga seksi [tahapan] pembangunan jalan tol Jogja-Solo. Karena sudah dipasangi patok pertama di Purwomartani, Kalasan, Sleman, nanti dilakukan dari wilayah DIY dahulu," jelas Pristiwahyono.

Ia menambahkan, tiga seksi tersebut terbagi antara lain seksi satu dari Solo-Purwomartani (Kalasan, Sleman), seksi dua dari Purwomartani-Gamping, dan seksi tiga dari wilayah Gamping-Yogyakarta International Airport atau Bandara YIA.

"Tol yang juga menghubungkan Bandara YIA nantinya dilakukan di akhir seksi, yakni di seksi 3. Namun untuk tahun 2021 direncanakan membangun dari Solo-Purwomartani terlebih dahulu," uajar dia.

Pristiwahyono menjelaskan, pembangunan seksi satu dilakukan dari dua arah.

Sejak pembangunan dari DIY dimulai, pembangunan dari wilayah Solo [Jawa Tengah] juga dimulai.

"Nantinya pembangunan bertemu di wilayah Klaten," ungkap Pristiwahyono.

"Dari sisi timur ke barat berjalan dan sebaliknya pembangunan dari barat-timur [Solo, Jawa Tengah] juga dilakukan," imbuhnya.

Sumber : Suara.com