Kemarau Panjang 2026, PDAM Sleman Pastikan Pasokan Air Tetap Aman
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun. /Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN- Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun (SM) optimistis maju dalam pencalonan bupati pada Pilkada Sleman 9 Desember mendatang. Terkait partai mana saja yang akan menyokongnya, Muslimatun masih merahasiakannya.
Muslimatun masih enggan menyebutkan partai mana saja yang sudah bertekad bulat mendukung pada Pilkada mendatang. Namun ia meyakini jika akan mendapatkan rekomendasi dari sejumlah partai untuk maju pada Pilkada Sleman.
"Yang jelas saya tetap maju. Optimistis. Untuk partai mana saja, tinggal menunggu waktunya," kata Muslimatun, Rabu (19/8/2020).
Dia mengakui jika proses yang dilakukan menjelang dilakukan secara smooth. Hal itu dia lakukan untuk menjaga statusnya sebagai Wakil Bupati Sleman. "Sebagai Ibu nya warga Sleman, saya tidak ingin membuat kegaduhan. Nanti saja kalau sudah waktunya, media akan kami undang," kata Muslimatun.
BACA JUGA: Pria Tertidur di Perempatan Wirosaban Ternyata Pegawai Penyapu Jalan DLH Kota Jogja
Majunya Muslimatun pada Pilkada mendatang kabarnya sudah mendapat sokongan dari tiga partai. Selain Partai Nasdem, PKS dan PPP dikabarkan melabuhkan dukungan kepada wakil bupati Sleman ini.
Dihubungi terpisah, Ketua DPC PPP M Nasikhin mengatakan hingga saat ini PPP masih menunggu keputusan yang terbaik dalam proses pencalonan ini. PPP, katanya, sudah memiliki dan mengajukan kader sendiri untuk mendampingi Muslimatun.
"Kita tunggu yang terbaik njih. Yang jelas kami punya kader sendiri untuk diajukan untuk mendampingi bu Muslimatun. Itu yang akan kami perjuangkan," katanya.
Meskipun begitu, katanya, saat ini manuver partai politik masih sangat dinamis. "(Kondisi saat ini) Ya dinamis, karena partai tetap akan mati-matian memperjuangkan kadernya untuk bisa mendampingi pasangan yang dianggap bisa dijadikan patner (begitu juga dengan PPP)," kata Nasikhin.
Senada dengannya, Ketua DPC PKS Sleman Hasto Karyantoro juga menilai hingga sampai saat ini belum ada keputusan mutlak siapa yang akan diusung PKS pada Pilkada mendatang. "Belum (ada keputusan), (kami) masih mengikuti dinamika yang berkembang," jawab Hasto singkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Prime Video menghadirkan teknologi AI dan VFX untuk menyinkronkan gerak bibir aktor dengan audio dubbing. Fitur ini debut di Maxton Hall.
Persija Jakarta menghadapi Java United pada pekan ketiga Super League 2026/2027. Shin Tae-yong mewaspadai Gustavo Almeida, mantan striker Persija.
Malioboro full pedestrian ditarget mulai 1 November. Pemda DIY masih mengatur lalu lintas, akses hotel, bongkar muat, dan wisatawan.
Data WINA menempatkan Indonesia dalam tiga besar negara dengan konsumsi mi instan terbanyak. Simak peringkat total dan konsumsi per kapita.
Empat musisi, termasuk Finneas dan Lukas Graham, mundur dari tur Ed Sheeran setelah Macklemore dikeluarkan menyusul pernyataannya soal Palestina.