Jadi Ketua DPD Golkar, Heri Bertekad Menangkan Pasangan Mayor Sunaryanto-Heri Susanto di Pilkada Gunungkidul

Foto ilustrasi. - Freepik
25 Agustus 2020 12:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, WONOSARI—Wakil Ketua DPRD Gunungkidul Heri Nugroho terpilih sebagai Ketua DPD Golkar Gunungkidul periode 2020-2025. Target tinggi pun dia canangkan, yakni bisa memenangkan pasangan Mayor Sunaryanto-Heri Susanto dalam pilkada yang digelar di akhir tahun nanti.

“Target terdekat untuk memenangi kontestasi dalam pilkada,” kata Heri, Selasa (25/8/2020).

Menurut dia, surat rekomendasi calon sudah diberikan kepada pasangan Mayor Sunaryanto-Heri Susanto. Heri mengaku sudah menyiapkan beberapa strategi mulai dari melaksanakan konsolidasi internal dari tingkat organisasi hingga basis massa pendukung, juga dilakukan silahturahmi dengan tokoh-tokoh sepuh di Gunungkidul.

Meski telah mengantongi rekomendasi dari partai Golkar, duet Mayor Sunaryanto-Heri Susanto belum bisa mendaftarkan diri sebagai bakal pasangan calon kepala daerah. Pasalnya, jumlah kursi yang dimiliki Golkar sebanyak lima kursi keterwakilan di DPRD belum mencukupi untuk mengusung calong sendiri. Mereka butuh tambahan empat kursi lagi.

Bakal calon bupati dari Golkar, Mayor Sunaryanto, sudah melakukan komunikasi dengan PKB. Dia pun optimistis dengan koalisi ini bisa memuluskan langkah menjadi kepala daerah di Bumi Handayani. “Golkar dan PKB sudah pasti bergabung. Di sisi lain juga masih ada satu partai yang mau bergabung,” kata Sunaryanto, kemarin.

Disinggung mengenai statusnya sebagai anggota TNI aktif, Sunaryanto mengaku akan mengikuti aturan dalam pencalonan. Dia pun sudah menjalin komunikasi dengan institusi yang menaungi perihal tentang pencalonan tersebut. “Sudah saya urus. Mudah-mudahan tidak lama lagi keluar keputusan resmi pengunduran diri saya sebagai anggota TNI,” katanya.

Terpisah, Ketua DPC PKB Gunungkidul, Sutiyo, belum bisa dikonfimarsi berkaitan dengan rekomendasi pencalonan dalam pilkada. Pada saat dihubungi yang bersangkutan belum memberikan tanggapan. Meski demikian, di beberapa kesempatan Sutiyo mengakui sudah menjalani kesepakatan bersama dengan Partai Golkar untuk mengusung calon bersama-sama. “Kami sudah buat kesepakatan dengan Golkar untuk koalisi di pilkada,” katanya.