SD Negeri 1 Bantul Hadirkan Layanan Pendidikan Terpadu
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Sejumlah polisi melakukan simulasi pengamanan pilkada di Mapolres Bantul, Kamis (27/8/2020)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul menyiapkan 1.000 personel tim khusus pengamanan pilkada serentak Desember mendatang. Jumlah tersebut belum termasuk personel bantuan dari Sabhara dan Brimob Polda DIY.
Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono, mengatakan personel pengamanan yang disiapkan itu hampir 2/3 kekuatan personel yang ada di Polres Bantul.
“Kami juga mendapat back up dari Sabhara satu kompi dan Brimob Polda DIY satu kompi,” kata Wachyu di sela-sela simulasi pengamanan pilkada atau disebut Situasi Pengamanan Kota (Sispamkota), Kamis (27/8/2020).
Simulasi Sispamkota ini diikuti sekitar 250 personel dari berbagai satuan. Dalam simulasi, digambarkan unjuk rasa dari pihak yang tidak terima dengan kekalahan dalam pilkada di kantor penyelenggara pilkada seperti KPU dan bawaslu.
Dalam pengamanan unjuk rasa tersebut polisi melakukan pengamanan berlapis mulai dari Sabhara, tim pengendali massa hingga tim pengurai massa. Kendaraan watter canon juga dikerahkan untuk membubarkan massa karena massa mulai merangsek dan melempari petugas pengamanan.
Wachyu mengatakan Sispamkota dilakukan untuk menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan dalam pilkada termasuk pihak yang tidak terima dengan hasil pilkada hingga menyampaikan aspirasinya ke pihak pemenang dan penyelenggara pilkada,
Tim pengamanan, kata dia, nantinya akan disebar ke beberapa lokasi, mulai dari kantor penyelenggara pilkada hingga masing-masing passangan calon bupati dan wakil bupati Bantul nantinya mendapat pengamanan khusus. Pengamanan khusus paslon saat ini sedang dilatih di SPN Selopamioro.
Ia berharap pilkada serentak 2020 ini berjalan aman dan damai serta tidak ada tindakan yang anarkis yang dapat merugikan banyak pihak.
Pemungutan suara pilkada Bantul akan dilakukan pada 9 Desember mendatang. Sementara pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati dijadwalkan ada 4-6 September mendatang dan penetapan paslon dilakukan pada 23 September.
Komisioner KPU Bantul Divisi Teknis Joko Santoso mengatakan KPU telah membuat jadwal tahapan pilkada hingga aturan penyelenggaraan pilkada di tengah pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19, di antaranya soal pembatasan pengunpulan massa dalam kampanye paslon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.