Universitas Terbuka Yogyakarta Terus Berinovasi

Ilustrasi. - Freepik
07 September 2020 10:02 WIB Galih Eko Kurniawan Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, maka penyelenggaraan pendidikan tidak boleh berhenti walaupun dalam masa pandemi Covid-19. Pernyataan ini disampaikan Rektor Universitas Terbuka, Ojat Darojat, dalam acara Dies Natalis ke-36 UT pada Jumat (4/9/2020).

Ojat Darojat mengatakan proses pendidikan tidak boleh berhenti, pendidikan anak bangsa tidak boleh mati suri. Berbagai upaya harus dilakukan agar proses pendidikan tetap berjalan. Pendidikan jarak jauh (PJJ) atau yang saat ini populer dengan pembelajaran secara daring merupakan solusi yang paling memungkinkan dalam menyikapi situasi dan kondisi saat ini.

Pada Tahun Akademik 2020/2021, UT menerima 66.000 mahasiswa baru program diploma, sarjana, dan pascasarjana. Penerimaan mahasiswa baru (PMB) dilaksanakan seluruh Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) yang tersebar di seluruh Indonesia, salah satunya adalah UPBJJ-UT Yogyakarta.

Pada semester gasal ini UT Yogyakarta menerima mahasiswa baru lebih dari 2.500 mahasiswa. UT terdiri 4 fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Sains dan Teknologi, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. “Saat ini UT menyelenggarakan jenjang pendidikan diploma, sarjana, magister, dan doktoral, yaitu tiga program diploma, 31 program sarjana, enam program magister dan dua program doktor,” ungkapnya dalam rilis kepada Harian Jogja, Minggu (6/9/2020).

Menyambut mahasiswa baru, UT Yogyakarta mengadakan kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru atau yang dikenal OSMB. Kegiatan OSMB pada semester gasal Tahun Akademik 2020/2021 dilaksanakan secara daring dengan menggunakan Microsoft Teams.

OSMB bertujuan memperkenalkan kehidupan kampus, terutama mengenai proses belajar di UT yang menerapkan sistem belajar jarak jauh. OSMB yang berlangsung pada 5-6 September 2020 diikuti oleh mahasiswa di dalam kelas-kelas virtual dengan menggunakan desktop, laptop, atau smartphone. Dengan dilaksanakan secara daring, mahasiswa mengikuti OSMB di rumah masing-masing untuk memastikan physical distancing.

Karakteristik pembelajaran di UT harus diketahui dan dipahami oleh semua mahasiswa. Oleh karena itu, keterampilan belajar jauh perlu dikuasai dengan baik oleh mahasiswa. Sebagaimana ditekankan oleh Direktur UT Yogyakarta, Anto Hidayat, pada saat OSMB, keberhasilan mahasiswa dalam studi di UT sangat bergantung pada kedisiplinan dan kemandirian belajar.

Keterampilan mengatur waktu belajar, membaca dan merekam hasil baca secara efektif, serta kecakapan dalam menggunakan TIK sangat membantu mahasiswa dalam penyelesaian studi. Karena itu, setelah kegiatan OSMB ini akan dilanjutkan dengan pelatihan keterampilan belajar jarak jauh.